Berita Palangkaraya

UPDATE Kasus Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya, Penyidik Periksa 15 Orang Berstatus Saksi

Kasus Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya Kalimantan Tengah sudah terjadi seminggu belum terungkap, penyidik masih memeriksa 15 orang berstatus saksi.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto
Lokasi rumah korban saat di policeline polisi. Kasus Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya Kalimantan Tengah sudah terjadi seminggu, pelakunya belum terungkap, penyidik masih memeriksa 15 orang berstatus saksi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kasus Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya Kalimantan Tengah sudah terjadi seminggu pelakunya belum terungkap, penyidik masih memeriksa 15 orang berstatus saksi.

Kejadian pembunuhan sadis terhadap pasangan suami istri (Pasutri) di Jalan Kenanga, pada Jumat (30/9/2022).

Lokasi kejadian pembunuhan berada di Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pembunuh pasangan suami istri tersebut masih belum juga terungkap sehingga pihak aparat masih menyelidiki pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Baca juga: Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya Polisi Curigai Dua Orang, Peran Keduanya Masih Didalami

Baca juga: Pembunuhan di Palangkaraya, Anak Korban Trauma Mendalam, Menangis Lihat Jenazah Ayah & Ibunya

Baca juga: Pembunuhan di Palangkaraya, Polisi Kumpulkan Alat Bukti Kasus Pasutri Dibunuh di Jalan Kenanga

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Budi Santosa mengatakan sudah seminggu sejak kejadian pembunuhan pasutri pada Jumat (23/9/2022) malam.

“Saat kejadian petugas kepolisian langsung datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” terangnya, Jumat (30/9/2022).

Kapolresta Palangkaraya mengatakan penyidik masih memeriksa sejumlah orang yang dijadikan saksi untuk pengungkapan kasus tersebut.

Kemudian saksi yang telah diperiksa sebanyak 15 orang, dari pihak keluarga dan teman korban.

“Lalu pendalaman pada gawai milik korban dan orang yang berkomunikasi dengan Yendianoor (46) dan Fatmawati (45),” ungkap Kombes Pol Budi.

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman pada para saksi tersebut dan kita juga berharap apabila ada informasi yang dapat membantu pengungkapan kami persilahkan,” tambahnya.

Kapolresta mengatakan secara maksimal tim gabungan dari Polresta Palangkaraya, Ditreskrimum Polda Kalteng, dan seluruh jajaran bersama-sama mendalami setiap informasi ataupun keterangan.

Tentunya hal tersebut untuk segera bisa mengungkap kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Kota Palangkaraya.

“Kendala sampai saat ini saksi yang melihat kejadian tersebut hanya satu orang, yakni anak korban bernama Maya (17),” terangnya.

Tetapi karena ketakutan anak korban pun lari, sehingga untuk mengenali identitas pelaku masih samar-samar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved