Berita Palangkaraya

Pembunuhan di Palangkaraya, Polisi Kumpulkan Alat Bukti Kasus Pasutri Dibunuh di Jalan Kenanga

Pembunuhan di Palangkaraya, Penyidik kepolisian Polresta Palangkaraya mengumpulkan alat bukti kasus kematian pasutri dibunuh di Jalan Kenanga.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/Pangkan Bangel
Kasatreskrim Polresta Palangkaraya Kompol Ronny Marthius Nababan (kaos putih) didampingi Kanit Jatanras Polresta Palangkaraya Ipda Helmi Hamdani di Ruang Kamboja, Sabtu (24/9/2022). Dia menjelaskan perkembangan pembunuhan di Palangkaraya. Saat ini penyidik kepolisian Polresta Palangkaraya mengumpulkan alat bukti kasus kematian pasutri dibunuh di Jalan Kenanga. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA  Pembunuhan di Palangkaraya, Penyidik kepolisian Polresta Palangkaraya mengumpulkan alat bukti kasus kematian pasutri dibunuh di Jalan Kenanga.

Kasus pembunuhan pasangan suami istri (Pasutri) yang terjadi di Jalan Kenanga masih menjadi misteri, Minggu (25/9/2022) hingga kini masih menjadi perbincangan warga Palangkaraya.

Lokasi kejadian pembunuhan di rumah korban Jalan Kenanga di Kelurahan Langkai, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pasutri tersebut dibunuh secara sadis oleh pelaku yang hingga saat ini masih dicari keberadaannya dan terus diburu petugas.

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Budi Santosa melalui Kasatreskrim Polresta Palangkaraya Kompol Ronny Marthius Nababan mengatakan hasil olah tempat kejadian (TKP) masih didalami.

Baca juga: Pembunuhan di Palangkaraya, Sosok Pasutri Dikenal Baik Suka Menolong Oleh Tetangga dan Kerabat

Baca juga: NEWS VIDEO, Pembunuhan di Palangkaraya, Sang Anak Lolos dari Maut Keluar dari Pintu Belakang

Baca juga: Pembunuhan Pasutri di Palangkaraya, Walikota Beri Perhatian Pendidikan dan Biaya Hidup Anak Korban

“Olah TKP masih kita dalami, serta pemeriksaan keterangan para saksi masih kita lakukan,” terangnya pada Tribunkalteng.com.

Pelaku pembunuhan diketahui masuk melalui pintu belakang rumah milik korban Yendianoor (46) dan Fatmawati (45).

Pelaku masuk ke rumah korban diduga membawa senjata tajam (Sajam) yang digunakan untuk menghabisi nyawa pasutri tersebut.

Kejadian tersebut berlangsung saat para penghuni rumah, yakni Yendianoor, Fatmawati, dan Maya (17) tengah berisitirahat.

“Diduga korban yang pertama kali dibunuh ialah sang istri yakni Fatmawati, baru kemudian sang suami,” terang Kasatreskrim.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka parah akibat tebasan senjata tajam pada sekujur tubuhnya.

Tak hanya itu, kedua korban mengalami luka fatal pada bagian wajah dan kepala akibat ulah pelaku.

Meski begitu, tak ada barang berharga yang hilang saat petugas melakukan olah TKP pembunuhan sadis di Jalan Kenanga.

Tetangga korban Rudi (berbaju merah) pembunuhan sadis pasutri di jalan Kenanga, Palangkaraya, Kalteng sedang duduk di depan barak yang dikelola korban, Sabtu (24/9/2022).
Tetangga korban Rudi (berbaju merah) pembunuhan sadis pasutri di jalan Kenanga, Palangkaraya, Kalteng sedang duduk di depan barak yang dikelola korban, Sabtu (24/9/2022). (Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto)

“Barang berharga yang ada di kamar kedua korban masih utuh dan tidak ada yang hilang,” ungkap Kompol Ronny.

Satreskrim Polresta Palangkaraya kini masih menyelidiki motif pelaku pembunuhan sadis pada pasutri tersebut.

“Untuk motifnya, hingga saat ini belum dapat kami beberkan, karena petugas yang ada di lapangan sedang mengumpulkan alat bukti terlebih dahulu,” tutupnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved