Berita Kotim

Pemuda Kotim Nyaris Dihabisi Teman Sendiri, Cemburu Pacar Direbut, Bima Nekat Gorok Leher Rafliyadi

Pemuda Kotim Nyaris Dihabisi Teman Sendiri, gegara dibakar api cemburu Bima Suka Putra nekat ingin menggorok Rafliyadi tak lain rekannya sendiri.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Dok. Polsek Telawang untuk Tribunkalteng.com
Pemuda Kotim Nyaris Dihabisi Teman Sendiri, gegara dibakar api cemburu Bima Suka Putra nekat ingin menggorok Rafliyadi tak lain rekannya sendiri. Bima Suka Putra berusia 19 tahun, melakukan percobaan pembunuhan terhadap rekan kerjanya lantaran terbakar api cemburu.saat ini pelaku telah diamankan Polsek Telawang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.   

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Pemuda Kotim Nyaris Dihabisi Teman Sendiri, gegara dibakar api cemburu Bima Suka Putra nekat ingin menggorok Rafliyadi tak lain rekannya sendiri, Rabu (14/9/2022) pukul 11:30 WIB.

Nyawa Rafliyadi, seorang pemuda di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), nyaris melayang setelah lehernya digorok oleh  Bima Suka Putra.

Kejadian tersebut dilatar belakangi hubungan asmara. Pasalnya, Bima terbakar api cemburu dan takut pacarnya direbut oleh korban.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang. Tepatnya di lingkungan perusahaan kelapa sawit setempat, yakni PT Sukajadi Sawit Mekar blok G33/G34 Estate Sebabi.

Baca juga: Karyawan Swasta di Kotim Meninggal Kecelakaan, Kendarai Motor Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Baca juga: SMP Perintis Telawang Kotim, Sempat Tiga Tahun Vakum Kini Kembali Beroperasi Jadi SMP Negeri 1

Baca juga: Curanmor di Masjid Jami Nurul Islam Palangkaraya, Terekam CCTV Pencuri Bawa Kabur Motor Jamaah

Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Telawang IPDA Rakhmat Effendi, menjelaskan peristiwa itu terjadi saat korban yang merupakan kernet bus sekolah baru selesai mengantar dan menurunkan rombongan pelajar yang pulang sekolah ke lahan bagian selatan.

“Saat akan kembali, datang pelaku yang meminta izin untuk menumpang bus dengan alasan ingin mengambil sepeda motor yang berada di lahan bagian utara. Korban dan saksi yang merupakan supir bus pun mengizinkan,” tuturnya, Kamis (15/9/2022).

Pelaku kemudian duduk di kursi paling belakang. Ketika di perjalanan menuju sekolah,  tepatnya di blok G37, saksi meminta korban untuk bergantian menyetir.

Lalu memasuki blok G33/G34 pelaku bangkit dan berjalan menuju korban lalu langsung menggorok leher korban menggunakan pisau.

Korban sempat menahan pisau tersebut dan melakukan perlawanan. Sedangkan, saksi yang melihat kejadian itu segera mematikan mesin bus untuk menghindari kecelakaan.

Setelah itu pelaku turun dari bus dan melarikan diri. Sementara, saksi segera meminta pertolongan dan korban pun dibawa ke klinik setempat untuk mendapat pertolongan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved