Berita Palangkaraya

Tim ERP Evakuasi Ular Kobra Sepanjang 1,5 Meter di Rumah Warga Jalan Adonis Samad Palangkaraya

Ular Kobra masuk ke rumah warga di Jalan Adonis Samad, Kamis (1/9/2022) malam. Tepatnya di Kelurahan Panarung, Kota Palangkaraya, dievakuasi Tim ERP

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Tim ERP Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com
Tim Emergency Response Palangkaraya menangkap ular kobra di rumah warga di Jalan Adonis Samad, Palangkaraya, Kalteng, Kamis (1/9/2022) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ular Kobra masuk ke rumah warga di Jalan Adonis Samad, Kamis (1/9/2022) malam. Tepatnya di Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ular masuk ke dalam ruang penyimpanan rumah warga diduga melalui celah.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Tim Emergency Response Palangkaraya (ERP) Jean Steve Austen.

“Tim ERP divisi Animal Rescue menanggapi laporan Ular Kobra masuk ke dalam rumah warga di Jalan Adonis Samad,” jelasnya, Jumat (2/9/2022).

Ia menambahkan, Tim ERP menerjunkan 4 personel guna mengevakuasi ular berbisa tersebut.

Yang mana diketahui Ular Kobra merupakan ular dengan bisa tinggi dan dapat menyebabkan kematian jika terkena gigitan.

Baca juga: Warga Perumahan Desa Malinau Kaltara Dikagetkan Kemunculan Ular Cobra

Baca juga: Ular Kobra Masuk Rumah Jalan Perintis Palangkaraya, Ditangkap Petugas Sempat Semburkan Bisa

Baca juga: Ular Kobra Masuk Toko Sepatu di Jalan Ahmad Yani Palangkaraya, Petugas Disembur Saat Mengevakuasi

Saat tim melakukan evakuasi, ular cukup agresif dan sempat menyemburkan bisa racun beberapa kali.

“Ular Kobra cukup agresif dan sempat menyemburkan bisa beberapa kali, namun tidak ada personel yang terkena bisa tersebut,” jelas Jean.

Tak ada kendala saat proses evakuasi berlangsung, tim menggunakan pencapit ular guna mengevakuasi.

Setelah berhasil diamankan, tim melakukan pengukuran panjang pada Ular Kobra tersebut.

“Ular Kobra tersebut memiliki panjang 1,5 Meter dan diperkirakan berusia 2 tahun,” jelas Jean.

Kemudian dimasukkan ke dalam karung guna diserahkah ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah.

“Ular kami serahkan ke BKSDA Kalteng guna disterilkan sebelum dilepasliarkan ke habitatnya,” tutup Jean. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved