Berita Palangkaraya
Ular Kobra Masuk Toko Sepatu di Jalan Ahmad Yani Palangkaraya, Petugas Disembur Saat Mengevakuasi
Tim Emergency Response Palangkaraya kembali mengevakuasi ular kobra yang masuk ke dalam sebuah toko yang ada di Jalan Ahmad Yani.
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Tim Emergency Response Palangkaraya kembali mengevakuasi ular kobra yang masuk ke dalam sebuah toko yang ada di Jalan Ahmad Yani.
Ular kobra kali ini, masuk ke salah satu toko sepatu dan bersembunyi di balik rak sepatu milik pedagang.
Lokasi tepatnya, Toko Sepatu, Jalan Ahmad Yani, Langkai, Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Pegawai Toko, Dini mengatakan ia pertama kali melihat ular di belakang rak sepatu toko miliknya tersebut.
“Awalnya saya pikir tikus, terus saat saya coba lihat lagi ternyata ular dan bersembunyi ke belakang rak,” terangnya, Jumat (6/5/2022).
Baca juga: Ular Kobra Gegerkan Penghuni Rumah Jalan Veteran Martapura, Petugas Lakukan Tindakan Pengamanan
Baca juga: Evakuasi Ular Bajing Masuk Rumah Warga Palangkaraya, Tim ERP Divisi Animal Rescue Pakai Alat Ini
Baca juga: Cegah Tindak Kejahatan, Petugas Bhabinkamtibmas di Palangkaraya Patroli Sambangi Pos Kamling
Ia mengatakan, setelah tahu itu ular, dia langsung melaporkan ke tukang parkir agar ular tersebut segera dikeluarkan.
Namun saat dilihat kembali, ternyataular bewarna hitam tersebut merupakan ular Kobra.
Di tempat yang sama, Kabag Ops Tim Emergency Response Palangkaraya Divisi Animal Rescue, Yustinus Exaudi membenarkan ular kobra tersebut masuk ke toko sepatu.
“Ular kobra dewasa tersebut memiliki panjang sekira 1,5 meter,” terangnya.
Yustinus mengatakan, tidak ada kendala saat proses evakuasi ular kobra tersebut.
“Kami menggunakan peralatan penjepit untuk mengevakuasi ular tersebut,” ujarnya.
Ular sempat melakukan perlawanan dengan menyembur tim ERP divisi Animal Rescue.
“Untuk semburan ular kobra memang bisa menyebabkan iritasi, namun tidak ada masalah jika langsung dicuci. Beda hal jika terkena mata, akan menyebabkan kebutaan,” tutupnya.
Ular kobra tersebut pun langsung diserahkan pada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng. (*)