Berita Kotim

Cegah Masuknya Narkotika, Semua Pegawai & 18 WBP Lapas Kelas IIB Sampit Tes Urine Mendadak

Pegawai & 18 WBP Lapas Kelas IIB Sampit Tes Urine Mendadak. Kegiatan tersebut menjadi komitmen pihak lembaga pemasyarakatan bersih dari narkotika.

Penulis: Devita Maulina | Editor: Fathurahman
Dok. Lapas Kelas IIB Sampit untuk Tribunkalteng.com
Pegawai & 18 WBP Lapas Kelas IIB Sampit Tes Urine Mendadak. Kegiatan tersebut menjadi komitmen pihak lembaga pemasyarakatan bersih dari narkotika. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT -Pegawai & 18 WBP Lapas Kelas IIB Sampit Tes Urine Mendadak. Kegiatan tersebut menjadi komitmen pihak lembaga pemasyarakatan setempat bersih dari narkotika.

Kegiatan tersebut dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit melalui Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satopspatnal) .

Tes urine terhadap para pegawai dan warga binaan permasyarakatan (WBP) untuk mencegah masuknya narkoba atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang di lingkungan Lapas Kelas IIB Sampit, Selasa (23/8/2022).

Ketua Satopspatnal, Lapas Kelas IIB Sampit, Purwantoko, menyebutkan ini merupakan langkah nyata dari komitmen pihaknya dalam memerangi narkoba.

Baca juga: 6 Sepeda Motor Pelajar Palangkaraya Untuk Balapan Liar, Terjaring Patroli Tim PPRC Polda Kalteng

Baca juga: Patroli Tim PPRC Polda Kalteng, Amankan Seorang Pelajar SMA Palangkaraya Bawa Sajam di Jok Motor

Baca juga: Aksi Damai Anggota ALFI Kotim, Belum Puas Dengan Hasil RDP di DPRD Bakal Ada Aksi Lanjutan

“Ini upaya kami untuk menjaga lingkungan Lapas Kelas IIB Sampit tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Kegiatan pun sengaja dilakukan secara mendadak dengan menyasar seluruh pejabat structural, termasuk Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Agung Supriyanto, dan 18 WBP yang dipilih secara acak.

"Setelah Apel pagi pegawai, tim segera melakukan tes urine ini secara mendadak untuk mengetahui kondisi sesungguhnya akan ada atau tidaknya pegawai maupun WBP yang terindikasi mengonsumsi narkoba,” jelas Purwantoko.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh perawat Lapas diketahui bahwa semua pegawai maupun WBP yang dilakukan tes urine tidak menunjukkan tanda-tanda mengonsumsi narkoba atau hasilnya negatif.

Hasil ini pun dinilai cukup baik, karena umumnya lapas merupakan tempat yang cukup rentan terhadap peredaran narkoba.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Agung Supriyanto, mengaku memang telah memerintahkan Satopspatnal Lapas Kelas IIB Sampit untuk terus bergerak melakukan berbagai upaya mencegah masuknya narkoba dan benda-benda terlarang ke dalam Lapas baik melalui tes urine, penggeledahan maupun kegiatan lain.

Kegiatan ini juga untuk menindaklanjuti perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berantas narkoba, dan sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lain yang menjadi kunci Pemasyarakatan maju.

"Kegiatan ini kami lakukan dan terus kami lakukan sebagai wujud nyata perang terhadap narkoba sesuai dengan perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan," tuturnya

Ia pun bersyukur karena pada tes urine kali ini semua hasinya negatif. Ini sejalan dengan komitmen dan tekad pihaknya bahwa Lapas Kelas IIB Sampit harus bersih dari narkoba. Pejabat struktural harus menjadi contoh dan penyemangat seluruh pegawai untuk memerangi narkoba.

“Jangan sampai ada yang mencoba bermain-main dengan narkoba, say no to drug!!” tegas Agung. (*)


Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved