Berita Palangkaraya

Patroli Tim PPRC Polda Kalteng, Amankan Seorang Pelajar SMA Palangkaraya Bawa Sajam di Jok Motor

Patroli Tim PPRC Polda Kalteng mengamankan seorang pelajar SMA di Palangkaraya yang membawa sajam disimpan di jok sepeda motornya.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Patroli Tim PPRC Polda Kalteng mengamankan seorang pelajar SMA di Palangkaraya yang membawa sajam disimpan di jok sepeda motornya. Senjata tajam (Sajam) yang diamankan oleh Tim PPRC Ditsamapta Polda Kalteng saat patroli rutin di kawasan Temanggung Tilung, Selasa (23/8/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM;L, PALANGKARAYA -Patroli Tim PPRC Polda Kalteng mengamankan seorang pelajar SMA di Palangkaraya yang membawa sajam disimpan di jok sepeda motornya.

Hal itu untuk situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga Tim Patroli Presisi Reaksi Cepat (PPRC) Ditsamapta Polda Kalteng lakukan patroli rutin, Selasa (23/8/2022).

Patroli rutin melintasi Kawasan Temanggung Tilung dan Jalan Adonis Samad, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Dengan target sasaran para pelaku balap liar (Bali) dan antisipasi tawuran antar pelajar.

Saat tim melakukan pemeriksaan terhadap pelajar yang nongkrong di kawasan Temanggung Timung, terdapat salah satu pelajar membawa senjata tajam (sajam) di jok motornya.

Baca juga: NEWS VIDEO, 11 Pelajar Palangkaraya Bolos Sekolah Terjaring Patroli Tim PPRC Polda Kalteng

Baca juga: Patroli Tim PPRC Polda Kalteng Amankan 11 Pelajar Bolos Sekolah, Petugas Sita Minyak Kebal dan Rokok

Baca juga: Patroli PPRC Ditsamapta Polda Kalteng, Sambangi Waria Mangkal Dini Hari Sita 8 Alat Kontrasepsi

Hal tersebut dibenarkan oleh Dirsamapta Polda Kalteng Kombes Pol Cahyo Widiarso melalui Danton Tim PPRC Ditsamapta Polda Kalteng Ipda Budi Hartono.

“Terdapat 1 kendaraan yang membawa sajam berupa sajam berukuran kecil yang disimpan di dalam jok motor miliknya,” terangnya pada Tribunkalteng.com.

Danton menambahkan, pelajar tersebut berdalih sajam yang dibawanya untuk jaga diri.

Namun berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas dari pelajar tersebut, memang pada Senin (22/8/2022) malam sempat terjadi perkelahian antar pelajar.

“Hal tersebutlah yang membuat pelajar yang kami amankan membawa sajam guna mempersenjatai diri,” jelas Ipda Budi.

Para pelajar tersebut berkelompok atau diduga merupakan gangster yang mana berbeda sekolah.

Dimana kelompok pelajar tersebut membuat janji terlebih dahulu sebelum melakukan aksi perkelahian.

“Jadi para pelajar ini melalui aplikasi Whatsapp saling janjian untuk menentukan lokasi perkelahian akan dilakukan,” ungkap Iptu Budi.

Permasalahan bermula antar dua kelompok pelajar tersebut saling mengejek hingga akhirnya terjadilah perkelahian.

Para pelajar yang terlibat perkelahian semuanya di bawah umur, rata-rata masih kelas 11 SMA dan kelas 12 SMA.

Pelajar yang membawa senjata tajam akan dibawa ke Mako Ditsamapta Polda Kalteng untuk dilakukan pembinaan.

“Kami akan panggil orang tua, jika unsurnya telah terpenuhi akan kita serahkan ke Polresta Palangkaraya untuk ditindak secara hukum,” tutup Ipda Budi Hartono. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved