Berita Palangkaraya

Video Viral Warga Komplain Guru Tak Ada Mengajar di SDN 1 Panjehang, Ini Kata Kadisdik Palangkaraya

Beredar sebuah video viral di medsos berdurasi 1,24 menit warga komplain di SDN 1 Panjehang, Kecamatan Rakumpit, ini penjelasan Kadisdik Palangkaraya

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Screenshoot
Screen shoot video warga menyuruh pulang anak-anak di SDN 1 Panjehang, Palangkaraya. Karena tidak ada guru yang mengajar. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Beredar sebuah video di media sosial berdurasi 1,24 menit warga komplain, menyuruh pulang anak-anak yang sedang bersekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Panjehang, Kecamatan Rakumpit Palangkaraya.

Warga tersebut merekam anak-anak yang masih dengan seragam merah putih, bersepatu dan mengenakan ransel sambil berbicara dengan bahasa suku Dayak.

Mempertanyakan kenapa tidak ada guru yang mengajar anak-anak tingkat SD tersebut. Padahal mereka sudah datang ke sekolah lengkap dengan seragam.

"Narai jatun hindai guru nak? Berarti diya tau diya Anun ewen toh, ngajih ewen aka diya majar ih ye nah are kre stroke belah a, cara diya majar nah," kata orang tua dalam video tersebut.

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, Apa tidak ada gurunya lagi nak? Berarti tidak bisa di biarkan. Menggajih mereka untuk dia tidak mengajar aja yaitu banyak yang stroke sebagiannya terus tidak mengajar.

Lalu dilanjutkan dengan kata-kata, buli ih yuk buli ih awi bara male cara jatun guru, pasi ketun, sungsung hanjewu jadi buli ndai jatun guru, masih hanjewu jadi jatun guru Ndai.

Baca juga: Video Viral di Medsos, Petugas SPBU G Obos Palangkaraya Dipukul & Ditendang Orang Tak Dikenal

Baca juga: Video Viral Pria Dengan Tumpukan Uang di Babirik HSU, Polisi Lakukan Pengecekan Langsung ke Lokasi

Artinya, pulang aja pulang saja karena tidak ada guru nya, sudah dari kemarin tidak ada gurunya. Kasian kalian, yuk pulang saja sudah tidak ada guru.

Lalu diiringi beberapa anak-anak melangkahkan kaki menuju luar gedung sekolah SDN 1 Panjehang untuk pulang karena tidak ada guru yang mengajar mereka.

Menanggapi video viral tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Palangkaraya, Jayani membenarkan adanya video tersebut di SDN 1 Panjehang, Kecamatan Rakumpit saat dikonfirmasi Tribunkalteng.com, Kamis (11/8/2022).

“Iya betul, video tersebut pada hari Senin kemaren, dan sudah kami selesaikan. Kepala Sekolah sudah menyanggupi tidak akan ada lagi guru yang tidak mengajar,” ujarnya.

Diketahui, SDN 1 Panjehang terdapat 7 orang guru di antaranya 4 orang Guru ASN dan 3 orang guru Honor. 2 diantara guru honorer tersebut tinggal sekitar desa. Total muridnya hanya 18 orang.

Kadisdik Palangkaraya Jayani menyampaikan kemirisannya akan kondisi tersebut. Belum lagi karena keterbatasan akses ke sekolah, para guru biasanya rombongan untuk datang ke sekolah.

Ditambah ada 1 guru ASN yang mengalami stroke, jika berangkat ke sekolah dia harus bersama guru yang lain.

Baca juga: Pria Asal Kapuas Kalteng Ditangkap di Kalsel, Sebarkan Video Asusila Dengan Gadis di Bawah Umur

Sehingga pada waktu itu dalam kondisi keterbatasan semua, menyebabkan para guru tidak dapat hadir.

"Iya benar kalau kesana lewat kelotok. Selain itu dana operasional guru juga terkendala, karena dana BOS dihitung dari jumlah murid. Sementara murid di sana sedikit, tidak seperti di tengah kota," bebernya.

Pihaknya kemarin telah menyelesaikan warga yang komplain guru tidak datang mengajar tersebut, dengan membuat perjanjian, jika guru-guru tidak akan lagi absen dalam memberikan pendidikan.

Lebih lanjut, Jayani sudah merapatkan mencari solusi kendala-kendala yang dialami guru tersebut. Seperti biaya operasional untuk datang ke Sekolah untuk mengajar.

"Sebenarnya ada 1 guru honorer yang datang pada waktu itu. Yang memvideo itu mungkin adiknya. karena melihat tidak ada guru yang lain, dia memilih pulang," tegas Kadisdik Palangkaraya ini. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved