Ruang Tamu Tribun Kalteng

PMI Imbau Warga Kalteng Aktif Donor Darah, Pendonor Belum Sebanding Dengan Yang Membutuhkan

PMI Kalteng mengimbau warga Kalteng untuk turut berpartisipasi dalam mendonorkan darahnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tangkapan layar
Sekretaris PMI Kalteng, Hj Siti Nafsiah saat diundang di Podcast Ruang Tamu Tribunkalteng.com, Minggu (22/5/2022) pukul 10 pagi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Tengah mengimbau warga Kalteng untuk turut berpartisipasi dalam mendonorkan darahnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ketersediaan darah di PMI Kalimantan Tengah terbilang masih terbatas sehingga perlu adanya kesadaran warga untuk ikut melakukan donor darah.

PMI merupakan lembaga yang salah satu tugasnya adalah sebagai koordinator untuk menampung pendonor darah, yang nantinya disalurkan bagi masyarakat yang memerlukan.

PMI Kalteng memiliki tiga kantor unit transfusi darah merupakan unit yang dibentuk khusus persoalan donor darah yang berada di Palangkaraya, Kotim dam Kobar.

Kegiatan donor darah selam ini dilakukan oleh Unit Transfusi Darah (UTD) yang ada di Palangkaraya, Kotim dan Kobar.

Baca juga: Sopir Avanza Penabrak Pemotor Jalan Menteng Palangkaraya Ditangkap, Sempat Dikejar Petugas

Baca juga: Kecelakaan di Palangkaraya, Mobil Avanza Hitam Tabrak 2 Pengendara, 1 Orang Tewas & 1 Orang Kritis

Baca juga: Festival Budaya Isen Mulang 2022, Lomba Manyipet, Putra Palangkaraya & Putri Kotim Juara Pertama

Sering terjadi kurangnya ketersediaan stok darah di PMI untuk pasien yang ingin menjalani operasidi Rumah Sakit yang ada di Kalimantan Tengah.

Kendalanya adalah banyaknya permintaan darah untuk di transfusi, tidak seimbang dengan jumlah pendonor.

Sementara Palang Merah Indonesia Kalimantan Tengah hanya memiliki 3 UTD yang tersebar di Kota Palangkaraya, Kotawaringin Barat, dan Kotawaringin Timur.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Palang Merah Indonesia Kalimantan Tengah (PMI Kalteng), Dra Hj Siti Nafsiah Msi, saat menjadi nara sumbe dalam Podcas Ruang Tamu Tribun Kalteng, Minggu (22/5/2022).

Dia mengatakan, warga perlu di iimbau untuk menjadi pendonor darah, agar stok darah di UTD PMI Kalimantan Tengah bisa lebih banyak lagi.

Selama ini, UTD Kota Palangkaraya menjadi penyangga bagi Kabupaten terdekat, seperti Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Katingan.

“Dalam sebulan UTD Kota Palangkaraya harus menyiapkan 1.300 lebih kantong darah, baik untuk masyarakat Kota Palangkaraya maupun masyarakat Kabupaten disekitarnya,” ujarnya.

Tak hanya masyarakat, namun seluruh rumah sakit pun ikut bekerja sama dengan UTD Kota Palangkaraya.

Kebutuhan kantong untuk orang yang memerlukannya saat mengalami kecelakaan berbeda-beda ada yang memerlukan banyak adapula yang sedikit, hal tersebut membuat PMI Kalteng harus membagi karena stok yang ada terbatas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved