Berita Palangkaraya

Operasi Pasar Elpiji Subsidi 3 Kg Rp 22 Ribu Bakal Digelar 11 Kelurahan Palangkaraya

Operasi Pasar Elpiji bakal digelar 11 Kelurahan di Kota Palangkaraya, untuk mengantisipasi lonjakan harga saat Bulan Ramadhan 2022 dan hari raya Idul

Penulis: Ghorby Sugianto | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Mariana
Stok gas elpiji 3 Kg subsidi. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Operasi Pasar Elpiji bakal digelar 11 Kelurahan di Kota Palangkaraya, untuk mengantisipasi lonjakan harga saat Bulan Ramadhan 2022 dan hari raya Idul Fitri.

Inisiatif tersebut di lakukan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangkaraya. Rencananya operasi pasar elpiji tersebut pada tanggal 9-26 April 2022.

Adapun lokasi di setiap Keluhannya adalah Kelurahan Langkai, Palangka, Pahandut Seberang, Sabaru, Tangkiling, Pager, Pahandut, Bukit Tunggal, Kalampangan, Habaring Hurung, dan Petuk Barunai.

Kepala Bidang Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya, Hadriansyah menuturkan dalam operasi pasar Elpiji ini Pemerintah Kota (Pemko) Palangkaraya bekerja sama dengan PT Pertamina DPPU Tjilik Riwut dan Hiswana Migas.

"Dengan rincian Elpiji subsidi 3 kg dengan harga Rp 22 ribu, sedangkan elpiji non subsidi ukuran 5,5 Kg dengan harga Rp 95 ribu dan 12 Kg dikenakan Rp 200 ribu," kata Hadriansyah, Kamis (7/4/2022).

Baca juga: Pemko Palangkaraya Pastikan Gas Elpiji Aman Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri

Baca juga: Kelangkaan Elpiji Kalsel, Operasi Pasar Gas Elpiji Tiga Kilogram Kembali Digelar

Dia menjelaskan, khusus untuk gas elpiji subsidi 3 kg akan dibatasi. Setiap keluarga hanya dapat melakukan isi ulang 1 tabung saja dengan harga Rp 22 ribu.

Pihaknya akan menyediakan 560 tabung elpiji subsidi 3 kg. Sedangkan untuk elpiji nonsubsidi, masyarakat tidak dibatasi untuk berapapun jumlah membelinya.

Menurut Hadriansyah, operasi pasar elpiji dilakukan untuk menyikapai tingginya permintaan masyarakat saat Bulan Ramadhan 2022 dan hari raya Idul Fitri nanti. Agar tidak terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan barang.

Baca juga: Harga Gas Elpiji Subsidi 3 Kilogram Tembus Rp 45 Ribu, Ini yang Dilakukan Pemkab Banjar Kalsel

Dengan dilakukan operasi pasar elpiji ini diharapkan meringankan beban ekonomi rerata alami kenaikan, khususnya masyarakat Kota Cantik menengah ke bawah dan pelaku UMKM.

"Biasanya jika menjelang hari besar keagamaan, ketersediaan gas elpiji akan mengalami kenaikan harga hingga kelangkaan di pasaran. Mengantisipasi agar hal itu tidak terjadi, kami berinisiatif segera menggelar operasi pasar khusus gas elpiji dalam waktu dekat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved