Breaking News:

Berita Palangkaraya

Dinas Pendidikan Palangkaraya Izinkan Pelaksanaan Ekstrakurikuler Sekolah dengan Prokes Ketat

Sekolah berada dinaungan Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya, sudah diizinkan untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Lamsi
Suasana PTM satu diantara SMP di Kota Palangkaraya, Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Sekolah berada dinaungan Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya, sudah diizinkan untuk melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Muhammad Aswani, Selasa (12/1/2022).

Diizinkannya pelaksanaan ekstrakurikuler tersebut tertuang dalm surat edaran nomor 420/801/870.Um.Peg/XII/2021.

"Pelaksanaan olahraga di dalam dan luar ruangan sudah diperbolehkan dan ekstrakurikuler juga sudah dapat dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat," ujarnya.

Dinas Pendidikan Kota Palangkaraya nantinya juga akan melakukan pengawasan dan evaluasi, terkait penerapan prokes yang dilakukan oleh pihak sekolah.

Baca juga: 22 November Dimulai, Penerapan PTM Terbatas SMP dan SD di Palangkaraya Diberlakukan Bertahap

Baca juga: PTM Terbatas Tingkat SMP, SD dan TK di Palangkaraya Dilaksanakan 22 November, Ini Syaratnya

"Apabila nanti terdapat sekolah sekolah yang abai terhadap penerapan prokes pada saat PTM di sekolah abai maka PTM di sekolah tersebut akan dihentikan sementara," tambah Muhammad Aswani.

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya sudah memberikan rekomendasi untuk pelaksanaan PTM kepada 110 satuan pendidikan.

Muhammad Aswani  menjelaskan, 110 satuan pendidikan yang diberikan rekomendasi itu terdiri dari 52 TK, 28 SD, dan 30 SMP, sedangkan SMA dan SMK itu di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi.

"Masih ada beberapa sekolah yang belum memenuhi kriteria untuk melaksanakan PTM terbatas, dan Dinas Pendidikan akan terus mendorong untuk sekolah agar bisa melaksanakan PTM terbatas," ujarnya, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Penerapan PTM di Kota Palangkaraya Belum Dilakukan 100 Persen

Satu diantara siswi SMP di Kota Palangkaraya Noor Aida mengungkapkan dirinya rindu suasana kelas yang dulu ramai banyak teman.

"Dulu ramai dikelas sekarang orang yang masuk sedikit jadinya kura ramai sekolah," ujarnya Kepada TribunKalteng.com.

Sedangkan Gilang yang juga siswa SMP di Kota Palangkaraya mengatakan harapannya bisa segera bersekolah seperti sebelum pandemi.

"Mudah-mudahan secepatnya bisa belajar di sekolah seperti biasanya tanpa harus bergantian," tandas Muhammad Aswani. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved