Breaking News:

Berita Palangkaraya

Rabies Center Palangkaraya Tahun 2021 Tangani 245 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies ke Manusia

Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) kepada manusia di Kota Palangkaraya dan luar Kota Palangkaraya tahun 2021 mencapai ratusan

Editor: Fathurahman
istimewa
Seorang petugas saat memberikan vaksinasi kepada anjing piaraan warga Kota Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM,PALANGKARAYA - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) kepada manusia di Kota Palangkaraya dan  luar Kota Palangkaraya tahun 2021 mencapai ratusan.

Data Rabies Center Palangkaraya menyebut jumlah pasien kasus  HPR mencapai 245 kasus pada tahun 2021.

Jenis hewan Penular Rabies (HPR) tersebut antara lain anjing, kera atau kucing.

Perincian kasus gigitan untuk HPR warga Kota Palangkaraya mencapai 220 kasus sedangkan luar Kota Palangkaraya mencapai 25 kasus gigitan.

Selain itu masih berdasar data Rabies Center Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya tercatat jumlah pemberian vaksinasi rabies (VAR) yang telah terealisasi pada 2021 mencapai 187 suntikan dengan perincian warga Palangkaraya 162 orang dan luar Palangkaraya 22 orang.

Baca juga: Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto Lantik Kombes Pol Suryo Sudarmadi Sebagai Dansat Brimob

Baca juga: Penerapan PTM di Kota Palangkaraya Belum Dilakukan 100 Persen

Baca juga: Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya Optimistis PPKM Kota Cantik Turun ke Level 1

Epidemiologi Kesehatan Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, Fransiska JLA mengatakan khusus kasus gigitan anjing pada manusia sejak 2020 mengalami penurunan.

Saat ini obat rabies masih belum ada sehingga untuk menekan kasusnya menggunakan vaksinasi VAR sebagai  upaya pencegahan. 

Tak hanya itu, UPT Pusat kesehatan hewan (Puskewan) Palangkaraya juga melakukan jemput bola datang ke setiap rumah untuk melakukan vaksinasi HPR secara gratis dan mengedukasi pemilik hewan seperti anjing dan kucing.

"Pada 2021 kasus rabies di Kota Palangkaraya nihil atau nol kasus. Ini merupakan peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya di mana pada 2020 terdapat 5 kasus rabies," kata Eko, Kepala UPT Puskewan Palangkaraya kepada Tribunkalteng.com.

Ia juga menyampaikan jika ada masyarakat tergigit HPR langkah pertama adalah mencuci bagian yang digigit dengan air dan detergen lalu memberikan obat antiseptik kemudian memeriksakan ke Rabies Center Palangkaraya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved