Breaking News:

Berita Palangkaraya

Pemko Segera Tetapkan UMK Palangkaraya 2022, Hari ini, Disnaker Rapat dengan Dewan Pengupahan

Pemko Palangkaraya segera menetapkan UMK 2022 untuk Kota Palangkaraya hal itu diungkapkan Kepala Disnaker Mesliani Tara

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
IST
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palangkaraya Mesliani Tara (batik biru), berfoto bersama beberapa stafnya beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP), Jumat (19/11/2021) lalu. Kini giliran Kota Palangkaraya yang akan menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palangkaraya Mesliani Tara, hari ini Selasa (22/11/2021), ada rapat terkait penetapan UMK Palangkaraya dengan Dewan Pengupahan.

"Hari ini akan diadakan rapat Dewan Pengupahan Kota Palangkaraya untuk menetapkan besaran UMK Palangkaraya 2022 Palangkaraya," ucapnya kepada TribunKalteng.com Senin (22/11/2021).

Mantan Kepala Badan Kepengawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Palangkaraya ini menjelaskan, setelah dirapatkan dan ditetapkan besaran UMK 2022 Palangkaraya akan segera diumumkan kepada masyarakat.

"Secepatnya akan diumumkan terkait dengan penetapan UMK Palangkaraya 2022," tambah Mesliani.

Baca juga: Tak Puas Kenaikan UMP 2022 Kalteng Hanya Rp 19.372, Ini Catatan yang Diberikan SBSI ke Gubernur

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi menetapkan UMP 2022, sebesar Rp2. 922.516, dari UMP 2021 sebesar Rp2.903.144, atau naik hanya Rp19.372 saja.

Hal tersebut Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/442/2021 tanggal 19 November 2021.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Tengah Syahril Tarigan, penetapan tersebut berdasarkan beberapa indikator perhitungannya.

“Maka besaran tersebut setelah dirapatkan dengan Dewan Pengupahan dan serikat buruh maka disepakati besaran UMP 2022,” ujarnya di Aula kantor setempat, Jumat (19/11/2021) sore.

Baca juga: UMP 2022 Diumumkan Paling Lambat 20 November, Ini Pendapat Direktur Eksekutif KADIN Kalteng

Baca juga: Pemprov Kalimantan Tengah Tetapkan UMP 2022 Sebesar Rp2.922.516, Naik hanya Rp19.372

Jelas Syahril Tarigan, perhitungan besaran UMP 2022 Kalimantan Tengah tersebut tidak mengacu pada rata-rata nilai upah minimum yang ditetapkan Kemenaker 1,09 persen.

Karena mengacu pada UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang kemudian diturunkan melalui PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan.

Sebab mereka bersama dewan pengupahan melakukan perhitungan indikator diantaranya inflasi daerah, pertumbuhan ekonomi, rata-rata konsumsi perkapita, rata-rata jumlah rumah tangga, atau anggota keluarga yang bekerja penduduk Kalimantan Tengah. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved