Breaking News:

Berita Palangkaraya

UMP 2022 Diumumkan Paling Lambat 20 November, Ini Pendapat Direktur Eksekutif KADIN Kalteng

UMP 2022 diumumkan paling lambat 20 November, Direktur Eksekutif KADIN Kalteng Rusdi berpendapat agar UMP 2021 Kalteng dapat ditetapkan tanggal it

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
IST
Direktur Eksekutif Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kalteng Rusdi berpendapat soal UMP Kalteng 2022. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Upah minimum nasional pada tahun 2022, mengalami prosentase kenaikan rata-rata yakni sebesar 1,09 persen, otomatis akan diikuti penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022.

Hal ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan,Ida Fauziah saat menggelar Konferensi Pers tentang Kebijakan Penetapan Upah Minimum Pekerja 2022 pada 16 November 2021.

Kebijakan penetapan Upah Minimum diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja.

Kebijakan ini dilakukan sebagai salah satu instrumen pengentasan kemiskinan serta untuk mendorong kemajuan ekonomi Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, kalangan asosiasi dan serikat pekerja memiliki pendapat terkait penetapan UMP 2022, yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Pendapat datang dari Direktur Eksekutif Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kalteng Rusdi.

Baca juga: Banjir di Kalteng, Gubernur H Sugianto Sabran Minta Bupati dan Wali Kota Fokus Urusi Banjir  

Baca juga: Upah Minimum Nasional 2022 Naik 1,09 Persen, UMP 4 Provinsi Tetap, Lainnya Tunggu Putusan Gubernur

Baca juga: Cek Syarat dan Segera Daftar, Kemnaker Akan Perluas Cakupan Penerima Bantuan Subsidi Upah Rp 1 Juta

Rusdi memandang, kenaikan upah minimum provinsi ini cukup adil mengingat perekonomian di Kalimantan Tengah ini mulai bangkit akibat Covid-19.

"Kenaikan UMP 2022 ini cukup adil mengingat perekonomian kita mulai bangkit yang sebelumnya anjlok akibat Covid-19," ucapnya pada TribunKalteng.com, Kamis (18/11/2021).

Dia mengimbau kepada rekan-rekan pengusaha yang lain agar memahami kondisi akibat pandemi tersebut.

"Kita semua terdampak dengan adanya pandemi ini, jadi mohon pengertiannya kepada kawan-kawan pengusaha lainnya," jelasnya.

Menurut Rusdi, agar kepala daerah agar segera menetapkan dan mengumumkan UMP 2022 yang baru sesuai dengan batas waktu yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

"Maka menurut kami Intruksi Menaker kepada kepala daerah agar menetapkan UMP 2022, paling lambat tanggal 20 November ini tinggal dilaksanakan saja, karena sudah ada dasar yang jelas tentang kenaikan UMP 2022," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved