Berita Palangkaraya

Kalteng Tidak Ada Lagi Level 4, Palangkaraya Sudah PPKM Level 2, 8 Kabupaten Masih Level 3

Daerah-daerah di Kalimantan Tengah tidak ada lagi yang berstatus PPKM level 4, bahkan Palangkaraya kini berada di level 2

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturrahman
Operasi yustisi ketaatan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan covid-19, kerap dilakukan di Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Kabar gembira bagi warga Palangkaraya dan daerah lain di Kalimantan Tengah, tidak ada lagi yang berstatus PPKM level 4, bahkan Palangkaraya kini berada di level 2.

Selain Palangkaraya, ada 5 kabupaten di Kalteng yang juga berstatus PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 2 yakni Kotawaringin Barat (Kobar), Kotawaringin Timur (Kotim), Sukamara, Lamandau dan  Pulang Pisau.

Status PPKM daerah di Indonesia diumumkan oleh Koordinator Penanganan Covid 19 Indonesia Luar Jawa dan Bali yang juga Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto melalui jumpa pers di kanal YouTube, Senin (18/10/2021) malam. 

Untuk wilayah Kalteng, masih ada beberapa kabupaten yang berstatus PPKM Level 3 yakni Kapuas, Barito Selatan (Barsel), Barito Timur (Bartim), Barito Utara (Barut), Katingan, Gunungmas, Murung Raya dan Seruyan. 

Baca juga: Begini Aturan Acara Maulid Nabi 2021 di Wilayah PPKM, di Level Ini Baru Boleh Dilakukan Tatap Muka

Baca juga: NEWS VIDEO, PPKM Kota Cantik Level 3, Destinasi Wisata di Palangkaraya Mulai Dibuka

Dalam jumpa pers secara virtual itu, Airlangga Hartarto juga mengumumkan perpanjangan masa PPKM di luar Jawa-Bali selama tiga minggu.

Perpanjangan PPKM dimulai hari ini Selasa 19 Oktober 2021 hingga 8 November 2021.

Perpanjangan PPKM tadi disampaikan kepada Bapak Presiden dan disetujui untuk di luar Jawa-Bali diberlakukan mulai 19 Oktober sampai 8 November, dalam tiga minggu."

"Dengan evaluasi tetap dilakukan setiap minggu berdasarkan level asesmen Kementerian Kesehatan," kata Airlangga.

Dia mengatakan, ke depannya evaluasi akan ditambah lagi dengan satu faktor, yakni capaian vaksinasi tiap kabupaten/kota akan mempengaruhi kenaikan level asesmen.

"Evaluasi berdasarkan level asesmen Kementerian Kesehatan ditambah satu faktor terkait kabupaten/kota dengan capaian vaksinasi dosis pertama kurang dari 40 persen, maka levelnya dinaikkan ke satu level," imbuh Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga menyebutkan saat ini PPKM Level 1 diterapkan di 18 kabupaten/kota.

Kemudian, Level 2 diterapkan di 157 kabupaten/kota, sementara Level 3 diterapkan di 211 kabupaten/kota.

Airlangga menambahkan telah terjadi perbaikan signifikan dimana kabupaten/kota di luar Jawa-Bali sudah tidak ada lagi yang menerapkan PPKM Level 4.

"Sedangkan daripada level asesmen pandemi di luar Jawa-Bali terjadi perbaikan signifikan dimana kabupaten kota di level 4 sudah mencapai nol," ungkap Airlangga Hartarto.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (dok/kemenko ekonomi)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved