Maulid Nabi 2021

Begini Aturan Acara Maulid Nabi 2021 di Wilayah PPKM, di Level Ini Baru Boleh Dilakukan Tatap Muka

Selasa (19/10/2021) besok hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, begini aturan terbaru merayakan Maulid Nabi 2021 di masa PPKM

Editor: Dwi Sudarlan
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Maulid Nabi 2021 

TRIBUNKALTENG.COM - Selasa (19/10/2021) besok hari peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, begini aturan terbaru merayakan Maulid Nabi 2021 di masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 1-4.

Aturan merayakan Maulid Nabi 2021 ini perlu diperhatikan karena pemerintah mengambil keputusan kembali memperpanjang masa PPKM.

PPKM Jawa dan Bali diperpanjang 19 Oktober - 1 November 2021, sementara luar Jawa dan Bali diperpanjang 19 Oktober - 8 November 2021.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menggeser hari libur Maulid Nabi 2021, dari semula Selasa (19/10/2021) menjadi Rabu (20/10/2021).

Dalam masa itu pula, aparatur sipil negara (ASN) dilarang bepergian ke luar kota dan cuti.

Baca juga: Besok Maulid Nabi 2021, Simak Kumpulan Ucapan Bahasa Indonesia & Inggris untuk Facebook, WA, Twitter

Baca juga: Maulid Nabi 2021 Tetap 19 Oktober 2021, Hari Liburnya 20 Oktober 2021, ASN Dilarang ke Luar Kota

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh Oktober Dimulai Sehari Setelah Hari Maulid Nabi 2021, Simak Jadwal Lengkapnya

Perubahan hari libur dan cuti bersama bulan Oktober 2021 ini diharapkan bisa mengurangi mobilitas dan potensi penularan Covid-19.

Pasalnya, setiap kali ada "hari kejepit" banyak warga berbondong-bondong liburan ke luar kota atau pulang kampung.

Di tengah pandemi virus corona yang berlangsung sejak Maret 2020, kebiasaan itu turut meningkatkan kasus harian Covid-19.

Perubahan hari libur tersebut tertuang dalam Surat Keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi, Birokrasi Nomor 712, 1, dan 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menpan dan RB Nomor 642, 4, dan 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Kamaruddin Amin mengatakan, kebijakan untuk menggeser hari libur Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan upaya pencegahan dan penanganan penyebaran dan antisipasi munculnya klaster baru Covid-19.

Baca juga: Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW di Bulan Rabiul Awal 1443 Hijriah, Ada Munjiyat hingga Adrikiyah

"Ini ikhtiar untuk mengantisipasi munculnya klaster baru, maka dipandang perlu dilakukan perubahan hari libur dan cuti bersama tahun 2021 M," kata Amin dikutip dari Kompas.com 9 Agustus 2021.

Sementara untuk perayaan Maulid Nabi 2021, Kementerian Agama (Kemenag) telah membuat pedoman.

Mengutip Kompas.com, Kemenag menetapkan pedoman penyelenggaraan peringatan hari besar keagamaan (PHBK) di masa pandemi Covid-19, termasuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2021.

Pedoman ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama (Menag) Nomor 29 Tahun 2021 dan ditandatangani pada 7 Oktober 2021.

Ilustrasi Maulid Nabi 2021
Ilustrasi Maulid Nabi 2021 (madeenah.com)
Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved