Breaking News:

Batik Kalteng

Batik Benang Bintik Paramita Kaya Warna dan Motif Modern

Benang Bintik Paramita khas Kalimantan Tengah memiliki koleksi mmotif dan warna yang menarik berbeda dari pengrajin toko batik di Kota Palangkaraya

Penulis: Nor Aina | Editor: Sri Mariati
Nor Aina/Tribunkalteng.com
Berbagai koleksi jenis motif Batik Benang Bintik Paramita khas Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKATENG.COM, PALANGKARAYA – Berbekal pengalaman pernah kerja di toko batik di Palangkaraya, Kalimantan Tengah sebelumnya. Anang Risqiyanton asal Pekalongan, Jawa Tengah, melihat peluang mengembangkan produksi batik khas Kalimantan Tengah.

Bermodalkan Rp1 juta pasangan suami istri (pasutri) Anang dan Paramita, merintis usaha awal di Desember 2009.

Batik khas Kalimantan Tengah dikenal dengan Benang Bintik. Dengan nama kerajinan Batik Benang Bintik Paramita khas Kalimantan Tengah.

Batik Benang Bintik khas Kalimantan Tengah memiliki arti: "benang" mengartikan helaian kain putih.

Sedangkan "Bintik" memiliki arti desain atau gambaran di atas helai kain.

Baca juga: NEWS VIDEO, Toko Benang Bintik Paramita Sediakan Batik Motif Khas Kalimatan Tengah

Baca juga: Hasil Jualan Batik Benang Bintik Kalteng, Paramita Mampu Memberangkatkan Orang tua Berhaji

"Umumnya batik Kalteng ini diproduksinya di Pekalongan, dipesan dan dijual di Kalimantan Tengah, jadi saya melihat peluang untuk membuka usaha sendiri," ucap Anang, kepada Tribunkalteng.com, Rabu (29/9/2021).

Anang mengatakan, dengan modal awal usaha Rp1 juta, dirinya dibantu orang tua, keluarga istri mengerjakan proses pembuatan batik ini.

“Selain itu, kenalan pedagang batik yang memberi kepercayaan untuk membuat batik.

"Mereka meminjamkan 13 canting cap, sebuah wajan, dan 300 meter kain. Upah per meter kain Rp 17.000, dan saya juga menabung untuk menambahkan modal,” bebernya.

Dia bercerita, beberapa tahun setelah awal usahnya, produksi Batik Benang Bintik Paramita mulai dikenal orang.

Baca juga: Masakan Khas Dayak Kalteng Tersedia di Rumah Makan Samba di Palangkaraya

Baca juga: Ritual Mamapas Lewu Digelar Tiap Tahun, Lestari Adat dan Budaya Lokal Warga Palangkaraya

Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved