Breaking News:

Kuliner Palangkaraya

Masakan Khas Dayak Kalteng Tersedia di Rumah Makan Samba di Palangkaraya

Rumah Makan Samba menjadi rekomendasi bagi pengunjung merasakan masakan khas Dayak Kalimantan Tengah di Palangkaraya terletak di Jalan RTA Milono

Penulis: Nor Aina | Editor: Sri Mariati
Nor Aina/Tribunkalteng.com
Masakan khas Dayak Kalimantan Tengah Sayur Kalakai dan Wadi Ikan Patin tersedia di Rumah Makan Samba di Palangkaraya, Rabu (22/9/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Bagi pencinta kuliner belum lengkap apabila belum mencoba kuliner masakan khas Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng).

Masakan khas Dayak menjadi direkomendasikan ketika berkunjung di Bumi Tambun Bungai, tepatnya di Kota Cantik Palangkaraya, seperti Wadi Patin, Sayur Kalakai dan Juhu Umbut Rotan, Kandas Sarai dan lainnya.

Jenis makanan ini bisa ditemui di Rumah Makan Samba, tepatnya di  Jalan RTA Milono Nomer 15, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalteng.

Membedakan Rumah Makan Samba dari rumah makan lainnya, terlihat dari ukiran-ukiran motif Dayak, ornamen yang menempel menghiasi di sudut-sudut dinding dan warna yang mencolok.

Baca juga: Putra Dayak Kalteng Juara Tinju WBC Internasional, Hamson Lamandau Disambut Spesial Kapolda Kalteng

Baca juga: Kapolda Kalteng Dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Dayak

Rumah Makan Samba cukup terkenal di Kota Palangkaraya, tak hanya di Kalteng namun luar Kalteng. Rumah makan dengan bangunan khas motif Dayak. Berdiri sejak 1995 silam dan sampai saat ini sudah berjalan sekitar 26 tahun lamanya.

Pengelola Rumah Makan Samba, Mona, mengatakan, awal berdirinya rumah makan ini karena sang ayah sering bepergian keluar kota untuk perjalanan dinas. 

Ungkapnya, setiap ayahnya pergi ke daerah lain sering mencari makanan khas daerah yang dikunjungi. Berawal dari itu muncullah ide untuk dikembangkan masakan khas Kalteng di Kota Palangkaraya.

"Setiap ke daerah orang, papah pasti mencari yang khas dari daerah itu, dari situ papah punya ide untuk mengolah rumah makan masakan khas dari Kalimantan Tengah," ucap  Mona saat dibincangi Tribunkalteng.com, Rabu (22/9/2021).

Papan nama Rumah Makan Samba bermotifkan ornamen dan ukiran khas Dayak Kalimantan Tengah berada di atas bangunan.
Papan nama Rumah Makan Samba bermotifkan ornamen dan ukiran khas Dayak Kalimantan Tengah depan rumah makan. (Nor Aina/Tribunkalteng.com)

Menurutnya, Rumah Makan Samba menjadi pertama kali atau pelopor menyajikan masakan khas Dayak Kalimantan Tengah di Kota Palangkaraya. 

Kemudian diikuti rumah makan lainnya seiring dengan perkembangan zaman dan situasi saat ini.  "Sehingga banyak alternatif dan pilihan rumah makan menyuguhkan masakan khas Dayak di sini," ucap Mona.

Berbicara harga, terang Mona, setiap masakan yang tersedia di rumah makannya tidaklah begitu mahal dan relatif terjangkau. Harga setiap menu bervariasi dan dibandrol mulai dari harga Rp3.000 sampai Rp70.000.

Seperti harga Kandas Sarai Rp12.000 per porsi, Ikan Baung atau Pantik Rp40.000 per ekor, Juhu Umbut Rotan Rp45.000 per porsi, Sayur Kalakai Rp6.000 , Wadi Ikan Patin Rp22.000 per porsi dan Udang Galah Rp70.000 per porsinya.

Jelas wanita berkulit putih ini, biasanya pengunjung ramai datang jam istirahat siang mulai dari karyawanan, wisatawan, dan masyarakat yang memang ingin makan di rumah makan ini.

"Rumah Makan Samba buka setiap hari Senin sampai Sabtu,  buka pukul 9.00 WIB sampai 21.00 WIB," tutup Mona.(*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved