Breaking News:

Berita Palangkaraya

Rumah Sakit Bantah Keluarkan Suket Antigen, Pria Ini Diamankan Petugas Penyekatan Sabangau

Rumah sakit bantah keluarkan Suket Antigen, pria ini diamankan petugas penyekatan Sabangau Palangkaraya

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Polresta Palangkaraya
Pria yang diamankan petugas di Pos Penyekatan Taruna Sabangau Palangkaraya karena diduga membawa suket Antigen palsu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pihak rumah sakit bantah keluarkan Suket Antigen, pria ini diamankan petugas penyekatan Sabangau.

Peringatan bagi orang yang hendak melewati pos penyekatan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Jangan coba-coba membawa suket hasil tes antigen palsu. Mengapa?

Petugas penyekatan akan melakukan konformasi ke lembaga yang menerbitkan suket tersebut.

Hal ini dialami seorang pria berinisial A (30) di Pos Penyekatan Taruna Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sabangau Kota Palangkaraya, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: Covid-19 di Kalteng, PPKM Level 4 Palangkaraya Tetap Berjalan, Wali Kota Tunggu Instruksi Mendagri

Baca juga: Covid di Kalteng, PPKM Level 4 Tidak Diperpanjang, Gubernur Serahkan ke Bupati dan Wali Kota

Baca juga: Ekonomi Kalteng Tumbuh Positif di Masa Pandemi Covid-19, Permintaan Negara Mitra Dagang Meningkat

Karena memperlihatkan suket hasil tes Antigen yang diduga palsu, hingga Kamis (19/8/2021), A harus menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sabangau. 

Kapolsek Sebangau, Ipda Anastasia Helena, yang juga perwira pengendali pos penyekatan mengungkapkan, A melakukan perjalanan darat menggunakan roda empat.

“Saat kami melakukan pemeriksaan di pos penyekatan dia membawa suket mencurigakan. Saat itu dia melakukan perjalanan darat dari Kota Banjarmasin menuju Kota Palangkaraya,” ujar Kapolsek.

Petugas merasa curiga dengan Suket RT-Antigen yang ditunjukkan oleh terlapor dan kemudian dibawa ke Mapolsek Sebangau untuk konfirmasi via telepon kepada pihak rumah sakit yang tertera dalam suket tersebut.

“Saat dilakukan pengecekan, pihak rumah sakit menyatakan tidak pernah mengeluarkan suket Antigen atas nama orang tersebut, akhirnya dia mengakui bahwa suket tersebut palsu. Digunakan agar lolos dari pos penyekatan,” ujar Anastasia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved