Breaking News:

Berita Palangkaraya

Covid di Kalteng, PPKM Level 4 Tidak Diperpanjang, Gubernur Serahkan ke Bupati dan Wali Kota

Covid di Kalteng, PPKM Level 4 tidak diperpanjang, Gubernur serahkan ke bupati dab wali kota.

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memutuskan tidak memperpanjang PPKM Level 4, pelaksanaan di daerah diserahkan kepada bupati dan wali kota setempat 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Covid di Kalteng, PPKM Level 4 tidak diperpanjang, Gubernur serahkan ke bupati dan wali kota.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran memutuskan tidak memperpanjang pelaksanaan PPKM Level 4 di provinsi yang dipimpinnya.

Pasalnya, berdasar data terbaru, saat ini di Kalteng yang masih zona merah hanyalah Kabupaten Barito Timur dan Kapuas.

Hal itu diungkapkan Gubernur Sugianto Sabran Selasa (17/8/2021) malam setelah melihat kondisi data penyebaran Covid-19 yang terus membaik.

Baca juga: Ekonomi Kalteng Tumbuh Positif di Masa Pandemi Covid-19, Permintaan Negara Mitra Dagang Meningkat

Baca juga: VIDEO Kalteng Targetkan Oktober 2021 Semua Warga Tervaksinasi Covid-19, Capai Herd Immunity

Baca juga: KaltengPedia: RS TNI AD Palangkaraya, Korem 102 Panju Panjung Dirikan Tenda Lapangan Pasien Covid-19

Disebutkan, pada 12 Agustus 2021 terpantau daerah yang masuk zona merah hanya ada dua yakni Kabupaten Kapuas dan Barito Timur sehingga PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyartakat) tidak diperpanjang.

"Hari ini, Selasa, 17 Agustus 2021, bersamaan dengan berakhirnya Instruksi Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 180.17/171/2021 tgl 5 Agustus 2021, PPKM Level 4 yang diberlakukan di seluruh Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah sejak tanggal 5 Agustus 2021 berakhir," ujar Sugianto Sabran.

Secara khusus untuk Kota Palangkaraya, PPKM Level 4 tersebut telah diberlakukan sejak 3 Agustus 2021.

Dalam jangka waktu 14 hari tersebut, berbagai upaya telah dilakukan secara sinergis antara pmerintah daerah, lembaga pemerintah dan swasta serta masyarakat.

"Saya sebagai Gubernur Kalimantan Tengah terus memperhatikan data-data mengenai covid-19 yang terjadi selama 14 hari untuk menentukan kebijakan yang akan diambil ke depannya, termasuk kebijakan mengenai perpanjangan PPKM Level 4 tersebut," ujarnya.

Berdasarkan Zonasi dari Bersatu Lawan Covid-19 (BLC), posisi pada tanggal 1 Agustus 2021, Kabupaten/Kota Zona Merah di Kalimantan Tengah sebanyak 5 (lima) yaitu, Kota Palangkaraya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur sedangkan lainnya Zona Oranye.

Namun lanjut dia, pada 15 Agustus 2021, Zona Merah berkurang menjadi 2 (dua) yaitu Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Barito Timur, kemudian Kabupaten Seruyan telah mengalami perbaikan menjadi Zona Kuning, sedangkan lainnya Zona Oranye.

Secara khusus Kota Palangkaraya yang dalam beberapa minggu selalu berada pada Zona Merah, telah mengalami perbaikan menjadi Zona Oranye.

Demikian juga dengan BOR Isolasi Covid-19 pada tanggal 3 Agustus 2021 berada pada angka 57,5 persen dan BOR Intensif 61,1 persen, maka pada tanggal 16 Agustus 2021 BOR Isolasi berada pada 41,4 persen dan BOR Intensif 57,5 persen.

"Pemerintah  Kalteng memutuskan tidak memperpanjang PPKM Level 4 di wilayah dan menyerahkan penanganannya kepada masing-masing kabupaten dan kota berdasarkan kriteria yang ada," ujarnya.

Pemerintah Provinsi selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah akan melihat, memantau dan melaporkan hasil penanganan pandemi Covid-19 kepada Pemerintah Pusat.

"Jika dalam pelaksanaan PPKM sesuai kriteria yanga ada, pemerintah Kabupaten/Kota menemui kesulitan, agar dilaporkan secara berjenjang ke pemerintah pusat melalui Pemprov Kalteng," ujarnya. (*) 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved