Breaking News:

Berita Kesehatan

Varian Delta Covid-19 Incar Anak-anak, Ini Gejala dan Langkah Penanganan Orang Tua

Varian Delta covid-19 juga mengincar anak-anak dan remaja, begini gejala dan langkah penanganan orang tua

Editor: Dwi Sudarlan
shutterstock
Ilustrasi virus corona atau covid-19, saat ini ada varian Delta yang lebih cepat menular dan lebih mematikan bahkan mengincar anak-anak. Beriut gejala dan langkah penanganan orang tua 

TRIBUNKALTENG.COM - Varian Delta covid-19 juga mengincar anak-anak dan remaja, begini gejala dan langkah penanganan orang tua.

Anak-anak dan remaja kini perlu lebih hati-hati karena varian baru covid-19 yang disebut varian Delta disebutkan menjadi ancaman serius.

Seperti orang dewasa, anak-anak yang terpapar Covid-19, tapi tidak memiliki gejala (asimptomatik) atau orang tanpa gejala (OTG).

Namun, sebagian anak bisa saja mengalami sakit parah sehingga memerlukan rawat inap, perawatan intensif, atau ventilator untuk membantu mereka bernapas. 

Baca juga: Palangkaraya Masih Tertinggi Kasus Covid-19 Se-Kalteng, Gubernur Kalteng Gencarkan Vaksinasi Massal

Baca juga: Antisipasi Masuknya Varian Baru Corona, Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya Patroli Rawan Kerumunan

Baca juga: Benarkah Covid-19 Varian Delta Bisa Menular Saat Berpapasan? Ini Penjelasan Guru Besar Kedokteran

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, anak-anak dan remaja yang terpapar Covid-19 bisa sampai meninggal.

Hal tersebut dikutip dari situs resmi CDC atau Centers for Disease Control, lembaga kesehatan di Amerika Serikat yang menangani penyakit menular dan kronis.

CDC dan mitra sedang menyelidiki kondisi medis terkait Covid-19 pada anak-anak yang disebut Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C).

"Kami belum tahu apa yang menyebabkan MIS-C dan siapa yang berisiko lebih tinggi untuk mengembangkannya. Pelajari lebih lanjut tentang MIS-C," terang CDC dalam situsnya.

Bayi di bawah satu tahun dan anak-anak dengan kondisi mendasar rentan menderita penyakit parah akibat Covid-19

CDC memaparkan, balita atau bayi di bawah satu tahun lebih kemungkinan menderita penyakit parah akibat Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved