Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Palangkaraya Masih Tertinggi Kasus Covid-19 Se-Kalteng, Gubernur Kalteng Gencarkan Vaksinasi Massal

Kota Palangkaraya masih menduduki peringkat atas kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari 13 kabupaten di Provinsi Kalimanten Tengah.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
tribunkalteng.com/Fathurahman
Warga mengikuti vaksinasi massal Covid-19 yang digelar Polda Kalteng dan jajaran polres. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kota Palangkaraya masih menduduki peringkat atas kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dari 13 kabupaten di Provinsi Kalimanten Tengah.

Media Center Satgas Penanganan Covid-19 di Kalimantan Tengah melansir penyebaran virus corona di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terus mengalami penambahan.

Data Covid-19 yang dihimpun berdasarkan akumulasi data, Minggu (27/6/2021)  pukul 15.00 WIB 
Kabupaten dan kota se- kalteng sudah terkena zona terdampak, sebanyak 13 kabupaten dan 1 kota.

Kasus konfirmasi positif Covid-19 ada penambahan sebanyak 160 orang, yaitu di Palangkaraya 34 orang, Katingan 23 orang, Kotim 22 orang, Kobar 46 orang, Sukamara 24 orang.

Baca juga: Geger Bocah Lelaki Usia 2 Tahun Tewas Tenggelam Masuk Parit Depan Rumahnya di Palangkaraya Kalteng

Baca juga: Cegah Penyebaran Varian Baru Delta di Kalteng, Vaksinasi Massal dan Swab Antigen Diperkuat

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Makin Masif Dilakukan di Tempat Keramaian Hingga Pengunjung Kafe di Palangkaraya

Kemudian Kapuas 3 orang, Gumas 7 orang, dan Mura 1 orang, sehingga dari semula sebanyak 25.076 orang menjadi 25.236 orang.

Pasien Covid-19 sembuh, ada penambahan sebanyak 49 orang, yaitu di Palangkaraya 24 orang, Katingan 4 orang, Kobar 7 orang, Sukamara 7 orang, Pulpis 1 orang.

Kemudian Kapuas 1 orang, Gumas 4 orang, dan Mura 1 orang, sehingga dari semula 22.938 orang menjadi 22.987 orang.

Kasus suspek ada penambahan sebanyak 197 orang, sehingga dari semula 272 orang menjadi 469 orang.

Kasus Probable, tidak ada penambahan, sehingga tetap menjadi 98 orang.Dalam Perawatan, ada penambahan sebanyak 110 orang, sehingga dari semula 1.471 orang menjadi 1.581 orang.

Kasus meninggal, ada penambahan sebanyak 1 orang, yaitu di Kobar 1 orang, sehingga dari semula 667 orang menjadi 668 orang. Tingkat kematiannya (CFR) 2,6 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved