Breaking News:

Berita Kotim

Narkoba di Kotim, 11 Paket Sabu dalam Kantong Hitam di Sarung Bantal Wewe Disita Polres Kotim

Narkoba di Kotim, upaya Wewe menyembunyikan 11 paket sabu di dalam kantong hitam dimasukkan ke sarung bantal digagalkan Polres Kotim

Penulis: Fathurahman | Editor: Dwi Sudarlan
Polres Kotim
Wewe yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu ditangkap Polres Kotim 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT -  Narkoba di Kotim,  upaya Wewe menyembunyikan 11 paket sabu di dalam kantong hitam dimasukkan ke sarung bantal digagalkan Polres Kotim.

11 Paket sabu itu disita petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Kotim saat menggerebek rumah Wewe alias Try Posaititi (41) di Jalan eks PT Sarpatim RT.017 RW. 005 Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu,  Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, Selasa (8/6/2021).

Penggerebekan oleh Polres Kotim ini dilakukan berdasar informasi masyarakat bahwa di rumah Wewe sering terjadi transaksi narkoba.

Kini, Wewe endekam di kamar tahanan Polres Kotim untuk menjalani proses hukum atas perbuatannya menjual barang haram narkotika jenis sabu di rumahnya.

Informasi terhimpun menyebutkan sabu yang disita dari rumah Wewe sebanyak 11 paket dengan berat mencapai 5,18 gram.

Baca juga: Vaksinasi Lansia di Kapuas, 1 Juli 2021 Harus Sudah Selesai, Ini Strategi Bupati Ben Brahim S Bahat

Baca juga: BPS Kalteng: Tak Tergantung Beras Kalsel Ketahanan Pangan Sampit Lebih Baik Dibanding Palangkaraya

Baca juga: Rokok Ilegal di Sampit, 279.000 Batang Rokok Jadi Abu Dibakar Petugas Kantor Bea dan Cukai Sampit

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Kotim AKP Syaifullah membenarkan penangkapan Wewe .

Pria tersebut berikut barang bukti masih di roses penyidik. "Kasusnya masih ditangani penyidik," ujarnya.

Adapun kronologis penangkapan bermula dari informasi masyarakat dilanjuti penggerebekan rumah Wewe.

Kasat Resnarkoba Polres Kotim dibantu  Kapolsek Mentaya Hulu melakukan penyelidikan lalu mengamankan Wewe yang sedang berada di dalam kamar setelah ditunjukan surat perintah tugas disaksikan sejumlah saksi  kemudian dilakukan penggeledahan di dalam rumah.

"Kami menemulan 11 bungkus sabu yang dibalut 2  lembar kertas tisu warna putih di dalam 1  kantong kain hitam bertuliskan Sophie yang dimasukkan ke sarung bantal. Selain itu juga diamankan 1 sendok dari potongan sedotan warna kuning belang putih dan 1 telepon selular serta uang hasil penjualan sabu Rp 500.000 , " ujar Syaifullah. (*)

--

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved