Berita Kriminal

Bersenjata Pisau, Panglima Perang Geng Motor Duel Dengan Kanit Reserse, Siapa yang Menang?

Bersenjata pisau, Dadan Kusmana yang mengaku panglima perang geng motor di Bandung duel dengan Kanit Reserse Polsek Rancasari AKP Tedi

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Jabar/Mega Kurnia
Dadan Kusmana (kiri) yang mengaku panglima perang geng motor di Bandung 

TRIBUNKALTENG.COM, BANDUNG - Bersenjata pisau, Dadan Kusmana yang mengaku panglima perang geng motor di Bandung duel dengan Kanit Reserse Polsek Rancasari AKP Tedi, siapa yang menang?

Dadan Kusmana yang berumur 34 tahun adalah sosok pria yang mengaku menjadi panglima perang geng motor di Kota Bandung, Jawa Barat.

Aksi warga Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Bandung ini terbilang nekat.

Dadan berani melawan polisi yang hendak menindak aksinya dan gerombolannya yang sedang berkonvoi di Jalan Derwati.

Dadan alias Buhung konvoi dengan gerombolannya pada 9 Mei 2021.

Baca juga: Alhamdulillah, Setelah 11 Hari Perang Gaza Berakhir, Israel dan Hamas Setuju Gencatan Senjata

Baca juga: Diduga Kelompok Aliran Sesat: Rambut Dicat Merah, Cuma Pakai Celana, Tidak Sholat, Tidak Puasa

Baca juga: Simak, Mulai 1 Juni 2021, Cek Saldo di ATM LINK Tidak Lagi Gratis, Kena Biaya Sebesar Ini

"Kami mendapat laporan adanya gerombolan bermotor di Jalan Ciwastra," kata Kapolsek Rancasari Kompol Wendy Boyoh di kantornya, Kamis (20/5/2021).

Lebih lanjut Kompol Wendy mengatakan, anggotanya mengejar dan hendak menangkap dua orang yang mengendarai sepeda motor.

Namun, saat hendak ditangkap, Danan melakukan perlawanan.

Dadan melawan dengan cara memukulkan balok kayu ke Kanit Reserse Polsek Rancasari, AKP Tedi.

Beruntung AKP Tedi saat itu mengenakan helm full face.

Aksi Dadan tak berhenti di situ.

Rupanya, ia juga membawa pisau dan hendak menusukkannya ke AKP Tedi.

Untung saja, kata Kompol Wendy, anggotanya itu keburu melakukan tindakan tegas dan terukur pada pelaku.

AKP Tedi menembak Dadan.

"(Namun) Satu pelaku lagi melarikan diri," kata Wendy.

Sementara itu AKP Tedi mengatakan, Dadan yang berboncengan di satu sepeda motor hendak memukul menggunakan balok kayu saat tangannya dipegang.

AKP Tedi sempat menangkis. Namun, ayunan balok kayu itu ternyata mengenai helm.

Tedi pun sempat jatuh lantaran kehilangan keseimbangan dan sempat memegang bahu Dadan.

Saat itulah Dadan mengambil pisau.

"Saya kepikiran anggota atau saya yang kena, anggota saya satu lagienggak pakai helm. Ternyata dia mengarahkan pisaunya ke saya, saat itu saya langsung mengambil tindakan tegas dan terukur (menembak, red)," ujarnya.

Ketika duel terjadi, satu orang lainnya melarikan diri.

Sementara itu, Dadan terkena timah panas di bahu akibat tembakan dari AKP Tedi.

Kini, Dadan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ia mendekam di tahanan Polsek Rancasari dan dijerat pasal soal pemilikan senjata tajam dan penyerangan petugas.

Baca juga: Doa dan Amalan Nabi Daud Mampu Melunakkan Hati yang Keras, Diberi Kemudahan dan Bikin Suara Merdu

Dadan mengatakan, saat peristiwa itu ia sedang mabuk obat dan minuman keras.

Ia mengaku diajak oleh teman-temannya untuk konvoi.

"Saya panglima perangnya. Diajak konvoi, enggak tahu yang dipukul siapa," kata Dadan.

AKP Tedi mengatakan, Dadan dan gerombolannya memang sudah membuat onar sejak beberapa hari sebelumnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah menerima laporan dari warga soal aktivitas geng motor di wilayah lokasi kejadian. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sosok Pria yang Ngaku Panglima Geng Motor di Bandung, Duel dengan Polisi, Dilumpuhkan Pakai Cara Ini 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved