Reshuffle 2021
Bocoran Isu, Rabu 21 April 2021 Besok Reshuffle, 6 Menteri Terancam Dicopot, PAN Masuk Kabinet
Berhembus isu reshuffle kabinet bakal dilakukan Presiden Jokowi pada Rabu 21 April 2021 besok, ada 6 menteri yang terancam dicopot dari jabatannya
TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA - Berhembus isu reshuffle kabinet bakal dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu 21 April 2021 besok, ada 6 menteri yang terancam dicopot dari jabatannya.
Isu reshuffle mencuat pasca DPRD menyetujui penggabungan atau merger Kemenristek ke Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi.
Berhembus pula kabar, kader PAN (Partai Amanat Nasional) bakal ada yang masuk ke jajaran kabinet.
"Politik itu dinamis maupun orangnya. Pasti ada perencanaan (reshuffle kabinet) tetapi jumlah pastinya kita tunggu saja," ujar Pengamat Politik M Qodari, Senin (19/4/2021).
Dari beberapa sumber, ada 6 menteri yang terancam dicopot atau digeser dari jabatannya, yakni:
Baca juga: Profil Bahlil Lahadalia, Dulu Sopir Angkot Kini Punya 10 Perusahaan dan Isunya Bakal Jadi Menteri
Baca juga: Menristek Bambang Brodjonegoro Pamit Usai DPR Setuju 2 Kementerian Digabung, Pertanda Reshuffle?
Baca juga: Reshuffle Tinggal Tunggu Waktu, Jokowi dan KH Maruf Amin Sudah Diskusi, Hasto: Juga Ketemu Megawati
1. Mendikbud Nadiem Makarim
Nama Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Nadiem Makarim santer terdengar akan diganti Jokowi.
Pasalnya kini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah dilebur dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).
"Hari ini dikatakan bahwa misalnya Menristek tidak ada lagi karena digabung Kemendikbud. Kalau soal hukum Kemensos dan KKP seperti yang lalu diganti dengan wajah baru karena menterinya ada msalah hukum. Kalau sekarang ini karena pembentukan kementerian Ristek digabung Kemendikbud. Apalagi sering pro dan kontra," kata M Qodari.
Siapa sosok pengganti Nadiem pun mulai muncul.
Sekjen PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, layak dipertimbangkan menjadi kandidat menggantikan Nadiem Makarim.
"Rasanya PP Muhammadiyah pasti dukung kalau Prof Abdul Mu'ti jadi Mendikbudristek,” kata Qodari.
Qodari menambahkan, sudah saatnya Kementerian Pendidikan dikembalikan pada Muhammadiyah yang telah berpengalaman mengelola sekitar 162 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
2. Menristek Bambang Brodjonegoro
Kemenristek kini telah dilebur ke dalam Kemendikbud. Sehingga otomatis Kemenristek kini tidak ada lagi.