Breaking News:

Narkoba Kalteng

Polisi Sergap Ibu Muda Pengedar Narkoba Baamang Sampit Saat di Kamar Rumah, 4 Paket Sabu Diamankan

Satresnarkoba Polres Kotawaringin Timur, amankan seorang ibu muda berinisial WY (31) warga Jalan Perkutut Baamang Sampit yang diduga sebagai pengedar

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Kotim
Barang bukti sabu milik tersangka Yuli. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT- Satresnarkoba Polres Kotawaringin Timur, amankan seorang ibu muda berinisial WY (31) warga Jalan Perkutut Baamang Sampit yang diduga sebagai pengedar narkoba

Tersangka diamankan saat berada di rumahnya Jalan Walter Condrad nomor 32 Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim, Kalimantan Tengah, Minggu (18/4/2021).

Hasil penggeledahan di rumah tersangka ditemukan barang bukti sabu seberat 5,38 gram dalam kemasan empat paket sabu siap edar. Selain itu disita pula timbangan digital beserta barang bukti lainnya.

Kapolres Kotim melalui Kasatresnarkoba AKP Syaifullah dikonfirmasi, membenarkan telah mengamankan tersangka WY di rumahnya yang menjadi ajang transaksi sabu.

Baca juga: Balapan Liar Lingkar Dalam Palangkaraya Kalteng Kocar-kacir Dikepung Polisi, 15 Remaja Terjaring

Baca juga: Mengaku Sebagai Nabi Ke-26, Joseph Paul Zhang Dilaporkan ke Polisi, Husin Shahab: Beri Efek Jera

Baca juga: Berlaku Mulai Senin Besok, Penumpang Pesawat Masuk Kalteng Wajib Surat Keterangan Negatif PCR Swab

"Kami telah melakukan pengungkapan kasus Narkoba tersangka (inisial WY) yang berawal dari Informasi masyarakat," ujarnya.

Saat diamankan tersangka WY sedang berada di dalam kamar rumahnya. Setelah dilakukan penggeledahan, petugas berhasil menemukan empat bungkus plastik kecil berisi sabu.

Selain itu ditemukan pula barbuk lain berupa satu timbangan digital, satu pak plastik klip kecil, satu buah potongan sedotan dan satu buah gawai merk Samsung warna hitam.

Pelaku diancam melanggar Pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

(tribunkalteng.com / faturahman)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved