Breaking News:

Wabah Corona Kalteng

Warga Palangkaraya Masih Abaikan Protokol Kesehatan, Operasi Yustisi Tetap Digencarkan

Operasi Yustisi yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus dilakukan karena warga Kota Palangkaraya

Tribunkalteng.com / faturahman
Operasi Yustisi terus dilakukan karena masih banyak warga Palangkaraya yang tidak taat Protokol Kesehatan. 

Editor: Edi Nugroho

TRIBUNKALTENG.CO, PALANGKARAYA - Operasi Yustisi yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah terus dilakukan karena warga Kota Palangkaraya masih banyak yang abai terhadap protokol kesehatan.

Pantauan hingga, Kamis (7/1/2020) masih banyak warga yang tidak taat terhadap Protokol Kesehatan terutama tidak memakai masker saat berada di luar rumah seperti di pusat perbelanjaan seperti pasar besar Palangkaraya dan sekitarnya juga di jalan umum.

Sehingga pengawsan terus dilakukan dengan melakukan operasi yustisi di jalan-jalan untuk pendisiplinannya.
Razia Masker di Jalan Diponegoro yang dilakukan petugas menjaring sebanyak 10 orang Pelanggar Protokol kesehatan sehingga diberikan sanksi.

Baca juga: Penumpang Kapal Laut dan Pesawat di Kalteng Naik Selama November 2020

Satgas terpadu penanggulangan Covid-19 Kota Palangkaraya menggelar Operasi Yustisi (razia masker) pendisiplinan protokol kesehatan dengan melaksanakan razia masker di bilangan Jalan hampir setiap hari siang dan malam hari seperti di Jalan Diponegoro depan SMPN 2 Kota Palangkaraya, Rabu (6/1/2021) sore.

Kegiatan yang berlangsung mulai Pukul 16.30 WIB sampai dengan Pukul 18.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan dengan jumlah personil cukup banyak dan masih saja ada warga yang terjaring karena tidak memakai masker saat di luar rumah.

Perwira Pengandali Polresta Palangkaraya, Ipda Ketut Pardiasa menuturkan, dalam pelaksanaan Operasi Yustisi tersebut petugas menindak 10 orang yang melanggar Prokes karena melintas tanpa menggunakan masker saat berlangsungnya kegiatan." Dari 10 pelanggar, 2 orang mendapat sanksi denda administratif bayar ditempat, 7 orang mendapat sanksi kerja sosial sedangkan 1 orang lainnya mendapat sanksi berupa teguran tertulis," ujarnya. (Tribunkalteng.com / faturahman).

Penulis: Fathurahman
Editor: edi_nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved