Breaking News:

Pilkada Kalteng 2020

Debat Pertama Cagub Kalteng : Kekurangan Kepemimpinan Paslon Diungkit

Debat pertama Cagub Kalteng kedua calon gubernur justru mengungkit keburukan kepemimpinan paslon

tribunkalteng.com/fathurahman
Debat perdana Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang digelar KPU Kalteng. 

Editor : Hari Widodo

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah, melakukan debat kandidat perdana Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah antara Pasangan Calon Incumbent H Sugianto Sabran- Edy Pratowo dan Pasangan Ben Brahim S Bahat- H Ujang Iskandar, Sabtu (7/11/2020) malam.

Dua pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti debat publik tahap pertama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, bertempat di Swissbell Hotel Danum Palangkaraya, yang disiarkan langsung di TVRI lokal dan saluran Youtube.

Debat dibuka Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng H. Harmain Ibrohim beserta jajaran Komisioner, Ketua Badan Pengawas Pemiliham Umum (Bawaslu) Kalteng Satriadi beserta Komisioner, Paslon nomor urut 1 Ben Brahim S. Bahat - H. Ujang Iskandar dan Paslon nomor urut 2 H. Sugianto Sabran - H. Edy Pratowo serta Naila Husna selaku Moderator.

Debat tahap pertama diselenggarakan berdasarkan hasil kesepakatan antara KPU, dan Tim paslon disaksikan Bawaslu pada tanggal 27 Oktober 2020 lalu di Aula RPP KPU Kalteng dengan tema debat publik tahap Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan, Serta Pemerataan Pembangunan dan Kebijakan Penanganan Covid-19.

Baca juga: Ben-Ujang Jawab Lugas Pertanyaan Panelis di Debat Pertama Pilgub Kalteng 2020

Baca juga: Debat Pilgub Kalteng 2020, Ben-Ujang Tampil Sangat Santun

Debat perdana dua pasangan calon gubernur tersebut banyak menjadi sorotan warga Kalteng, karena ada kesan dalam debat mengungkit keburukan kepemimpinan masing-masing paslon.

Dalam debat tersebut, bahkan mengungkap kasus lama  misalnya soal penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mukhtar yang dihubungkan dengan hasil Pilkada Bupati Kotawaringin Barat (Kobar).

Meski begitu, kedua pasangan calon juga saling mengkritik soal ketimpangan pembangunan infrastruktur jalan didaerah pinggiran yang masih rusak dan banyak dikeluhkan masyarakat.

"Harusnya debat bukan membuka borok kepemimpinan paslon masa lalu tapi lebih kepada visi dan misi untuk membangun Kalteng kedapan," ujar Susilo warga Jalan Pausraya Palangkaraya, Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Denny Indrayana Bantah Serang Petahanan dengan Isu Tambang saat Debat Terbuka Pertama

Ketua KPU Kalteng H. Harmain Ibrohim menyampaikan debat publik merupakan salah satu jenis kampanye yang difasilitasi KPU sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2020 pada Pasal 20 Ayat 1 dinyatakan bahwa debat Publik atau debat terbuka antar paslon diselenggarakan oleh KPU.

"Ada aturan dalam debat ini yang harus ditaati paslon salah satunya menjaga ketertiban," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved