Berita Palangkaraya

Gubernur Kalteng Ingatkan Bupati dan Wali Kota Tak Tergesa-gesa Terapkan New Normal

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, mengingatkan Bupati dan Wali Kota di Kalteng agar tidak terburu-buru menerapkan New Normal Life

(banjarmasinpost group/faturahman)
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran 

Editor : Hari Widodo
 
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Bupati dan Wali Kota di Kalteng agar tidak terburu-buru menerapkan New Normal Life atau tatanan kehidupan baru pada masing-masing daerahnya.

Meskipun hingga, Jumat (12/6/2020) belum ada satupun kabupaten dan kota se Kalteng yang menerapkan New Normal Life tersebut, mengingat semua daerah di Kalteng hingga kini masih masuk zona merah.

"Bupati dan Wali Kota harus melakukan langkah, pra kondisi, penentuan waktu atau timing, prioritas, koordinasi pusat dan daerah, dan monitoring dan evaluasi," ujar Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran.

Gubernur Sugianto, menekankan Bupati dan Wali Kota memperkuat pra kondisi penerapan tatanan kehidupan baru dengan melakukan sosialisasi dan edukasi yang masif terkait protokol kesehatan kepada seluruh masyarakat dan dilakukan simulasi-simulasi penerapan tatanan kehidupan baru. 

Bikin Paspor di Era New Normal, Inilah Tahapannya

Ojol Boleh Beroperasi Saat New Normal, Penumpang Diimbau Begini

5 Imbauan Penting Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk Sektor Pendidikan di Masa New Normal

 Dalam penerapan tatanan kehidupan baru harus  dilakukan selektif terhadap sektor-sektor atau aktivitas-aktivitas yang prioritas, selain itu juga, bupati dan wali kota senantiasa meningkatkan koordinasi pusat dan daerah, antara pemerintah pusat, Pemerintah provinsi dan Pemerintah kabupaten dan kota.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Tengah H. Darliansjah, meminta seluruh Gugus Tugas Covid-19 kabupaten dan kota memperkuat basis data ditingkat kabupaten dan kota dengan selalu melakukan updating pada sistem terintegrasi bersatu lawan covid (BLC). 

Penentuan waktu penerapan tatanan kehidupan baru harus didasarkan pada data dan analisis secara ilmiah dan itu sudah difasilitasi oleh Gugus Tugas Nasional melalui aplikasi BLC.

Secara teknis, penentuan waktu ditentukan oleh angka Rt – angka reproduksi efektif dan 14 indikator kesehatan masyarakat, yang penilaiannya dilakukan melalui sistem Bersatu Lawan Covid. 

Berdasarkan data harian covid-19 posisi analisis data tanggal 11 Juni 2020, ada 4 kabupaten yang angka Rt-nya di bawah 1 yaitu: Kabupaten Sukamara, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Kapuas, sedangkan kabupaten/kota lainnya angka Rt-nya lebih dari 1.

Penerapan New Normal di Kota Palangkaraya, Ini Kata Fairid Naparin

Tokoh Masyarakat Tanggapi Rencana Penerapan New Normal di Palangkaraya

 Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengatakan, pihaknya belum bisa menerapkan tatanan kehidupan baru apabila penyebaran Covid-19 di Kota Palangkaraya penjangkitannya masih tinggi.

"Selama penyebaran Covid-19 masih tinggi, tentu belum bisa menerapkan New Normal," ujarnya. (banjarmasinpost.ci.id / Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved