Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Pasar Besar Palangkaraya Ditutup Wali Kota, Ini Sebabnya

Wali Kota Palangkaraya menutup Pasar Besar karena menilai sebaran Covid-19 sudah masif setelah keluar hasil swab sebanyak 40 orang positif kena virus

POLRESTA PALANGKARAYA UNTUK TRIBUN KALTENG
Kapolresta Palangkaraya, Kombes Dwi Tunggal Jaladri dan tim Gugus Tugas Covid-19 saat mempersiapkan penyekatan jalan menuju Pasar Besar Palangkaraya, beberapa waktu lalu. 

Editor: Alpri Widianjono

TRIBUN KALTENG, PALANGKARAYA - Berdasarkan hasil pemeriksaan swab PCR terhadap pengunjung dan pedagang Pasar Besar Palangkaraya belum lama tadi, sebanyak 40 sampel positif Covid-19.

Situasi demikian mendorong Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, memutuskan menutup Pasar Besar Palangkaraya.

Tujuannya, memutus penularan Covid-19 yang terjadi di pasar di Jalan Ahmad Yani dana sekitarnya.

Menjadikan pasar tersebut sebagai klaster besar penyebaran virus corona.

Temukan 27 Pedagang Pasar Besar Palangkaraya Positif Covid-19, GTPP Batasi Akses Pasar

Pemprov Kalteng Intensifkan Rapid Tes Massal di Pasar Tradisional, Paling Rawan Penularan Covid-19

Hasil rilis tim gugus tugas percepatan penanganan (TGPP) Kalimantan Tengah, Selasa (9/6/2020). terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Palangkaraya paling tinggi penambahannya hingga mencapai 15 orang.

Total sejak awal hingga saat ini, terkonfirmasi positif Covid-19 di Palangkaraya mencapai 168 orang. Paling tinggi dari semua daerah di Kalteng.

Menyikapi hal tersebut, Gugus Tugas Kota Palangkaraya langsung melakukan pertemuan, Selasa (9/6/2020).

Pertemuan dipimpin Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin. Penbahasannya, terjadi penambahan positif Covid-19 cukup banyak dan mencegah supaya tidak meluas penyebarannya.

Ini Jumlah Pedagang Pasar Besar Palangkaraya yang Reaktif Saat Dirapid Test

Pemeriksaan Rapid Test di Kalteng Digencarkan Memutus Penyebaran Corona, Inilah Sasarannya

Wali Kota Fairid, menginformasikan, pihaknya akan melakukan sterilisasi Pasar Besar selama 3 hari dimulai tgl 12 Juni sampai 14 Juni 2020. "Tiga hari pasar disterilkan, sehingga akan ditutup," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved