Wabah Corona di Kalteng

Ini Jumlah Pedagang Pasar Besar Palangkaraya yang Reaktif Saat Dirapid Test

Dalam pemeriksaan terakhir terhadap para pedagang di Pasar Besar Palangkaraya tersebut, ada 8 orang pedagang yang hasilnya reaktif.

Penulis: Fathurahman | Editor: Edinayanti
istimewa
Petugas Medis dari Korem 102 Panju Panjung saat melakukan pemeriksaan tes cepat terhadap puluhan pedagang, tukang ojek dan tukang becak di Kawasan Pasar Kahayan Palangkaraya, belum lama tadi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Puluhan Pedagang Pasar Besar Palangkaraya, Kalimantan Tengah, secara bertahap dirapid test untuk pencegahan penularan wabah Covid-19 di Ibu Kota Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut telah dilakukan dalam beberapa hari ini.

Keterangan dari Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, sejak awal rapid test di Kawasan Pasar Besar Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya, Jumat (22/5/2020) diikuti sebanyak 80 pedagang.

Rapid Test untuk mendeteksi virus corona, sempat terhenti karena Hari Raya Idul Fitri.

Terjangkit dari Sang Ayah Klaster Gowa, Bayi 12 Bulan dari Kutai Kertanegara Ini Positif Covid-19

Verrell Bramasta Mengaku Tetap Cinta Natasha Wilona, Tapi Begini Jawabannya Soal Balikan

Pesona Khas Masjid Ranting Pohon Di Tengah Gurun Ethiopia, Ini Fakta Uniknya  

Senin (25/5/2020) terdata yang reaktif hasil rapid test mencapai 28 orang.

"Tes cepat atau Rapid Test akan dilanjutkan lagi setelah lebaran ini" ujar Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri.

Kapolres mengatakan, tidak mudah pihaknya mengimbau pedagang untuk mengikuti rapid test tersebut, karena banyak alasan dan upaya menghindar.

"Ini terbukti, saat digelar tes sebelum Idul Fitri kemarin pelaksanaan dari pukul 08.00 wib sampai 11.00 wib belum selesai, akhirnya petugas main tunjuk saja untuk mereka yang diperiksa," ujarnya.

Jaladri mengatakan, dalam pemeriksaan terakhir terhadap para pedagang di Pasar Besar Palangkaraya tersebut, ada 8 orang pedagang yang hasilnya reaktif.

"Pemeriksaan sebelumnya ada 20 orang yang reaktif, ada 28 orang yang reaktif sehingga pemeriksaan akan dilanjutkan usai lebaran," ujarnya.

Rapid Test dilakukan di markas Kodim 1016/Plk yang berdekatan dengan Pasar Besar.

Masyarakat yang berada di sekitas pasar besar Palangkaraya ikut rapid test secara gratis.

Masyarakat yang berada di pasar sangatlah rentan untuk penularan virus mematikan tersebut, karena tiap hari melaksanakan aktivitas di luar rumah.

"Kami berterima kasih atas pemeriksaan ini, karena sudah di fasilitasi," ujar Iwan salah satu pedagang yang ikut tes cepat tersebut.

Setelah dilakukan rapid test, bagi warga yang reaktif diminta untuk isolasi mandiri, nantinya akan dilihat selama dalam masa isolasi kondisi pasien yang reaktif tersebut.

Setelah itua akan dilanjutkan dengan pemeriksaan sampel Swab menggunakan Alat PCR untuk menentukan positif atau negatif Covid-19.

tribunkalteng.com/ faturahman

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved