Prilly Sheila ke Palangka Raya

Kuliner dan Event Jadi Magnet, Wisata Palangka Raya Terus Gaet Pengunjung

Kuliner dan event wisata dinilai menjadi magnet utama yang mendukung sektor pariwisata di Kota Palangka Raya. 

Penulis: Arai Nisari | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM/ARAI NISARI
TARI MANDAU - Penampilan tari Mandau di Rawa Fest Ecotourism 2025, Kereng Bangkirai, Palangka Raya. Event budaya dan kuliner disebut menjadi magnet utama pariwisata Kota Cantik, Sabtu (21/9/2025).  

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Kuliner dan event wisata dinilai menjadi magnet utama yang mendukung sektor pariwisata di Kota Palangka Raya. 

Hal ini terlihat dari antusiasme wisatawan yang tidak hanya datang untuk menikmati panorama alam, tetapi juga mencicipi makanan khas serta menghadiri berbagai gelaran wisata.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati melalui Kabid Pemasaran Disparbudpora Kota Palangka Raya, Cecilia Kristin, mengatakan banyak wisatawan rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk berwisata sekaligus berburu kuliner.

“Bahkan ada yang datang ke Sei Gohong hanya untuk makan siang bersama keluarga. Jadi kuliner memang  punya peran besar mendukung pariwisata,” ujarnya, Sabtu (21/9/2025).

Baca juga: Kereng Bangkirai dan Sei Gohong Jadi Andalan Wisata Palangka Raya, Target Pendapatan Rp600 Juta

tari mandau_rawa fest
TARI MANDAU - Penampilan tari Mandau di Rawa Fest Ecotourism 2025, Kereng Bangkirai, Palangka Raya. Event budaya dan kuliner disebut menjadi magnet utama pariwisata Kota Cantik, Sabtu (21/9/2025). 

Menurutnya, sektor kuliner dan UMKM harus terus digarap serius karena menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. 

Tidak hanya masakan tradisional, sejumlah produk olahan modern hingga minuman kesehatan juga mulai dilirik pengunjung.

“Wisata tidak hanya bicara soal destinasi, tapi juga pengalaman lengkap, salah satunya lewat kuliner dan produk UMKM lokal,” tambah Cecilia.

Selain kuliner, berbagai event wisata juga terbukti mampu mendongkrak kunjungan. 

Salah satunya Rawa Fest Ecotourism 2025 yang baru saja digelar di kawasan Kereng Bangkirai.

“Event itu kan momentumnya besar, otomatis jumlah kunjungan ikut naik. Apalagi kalau dikemas dengan baik, wisatawan juga bisa mengenal produk-produk lokal kita,” jelas Cecilia.

Untuk memperkuat daya tarik wisata, Disparbudpora terus menggencarkan promosi. Upaya ini dilakukan dengan menggandeng media, komunitas anak muda, hingga pelaku multimedia independen agar informasi wisata Palangka Raya bisa lebih luas tersebar.

“Ke depan, kami berharap wisata Palangka Raya bisa semakin berkembang, tidak hanya mengandalkan destinasi alam, tetapi juga ditopang kuliner, UMKM, dan event-event kreatif,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved