Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Pemprov Kalteng Intensifkan Rapid Tes Massal di Pasar Tradisional, Paling Rawan Penularan Covid-19

Pasar kini menjadi tempat paling rawan terjadi penularan Covid-19. Karena itulah, Pemprov Kalteng mengintensifkan rapid tes massal pasar tradisional

BANJARMASINPOSTGROUP/FATURAHMAN
RAPID TEST-Petugas Tim Gugus Tugas Covid-19 Kotim saat melakukan pemeriksaan Rapid tes massal kepada pedagang Pasar PPM Sampit, belum lama tadi. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PANGKALANBUN - Pasar kini menjadi tempat paling rawan terjadinya penularan Covid-19.  Karena itulah, Pemprov Kalteng mengintensifkan rapid tes massal di pasar-pasar tradisional.

Pemeriksaan Rapid tes massal dilakukan di beberapa pasar tradisional yang ada di Sampit, Palangkaraya, Kapuas, hingga ke Pangkalanbun Kabupaten Kotawaringin Barat.

Tidak tanggung-tanggung pemeriksaan dilakukan hingga beberapa kali di kawasan pasar tradisional tersebut untuk mengetahui warga yang reaktif Covid-19.

Rapid tes juga  dilakukan di Pasar Pangkalanbun dan Kumai, sebanyak 1.400 warga yang dilakukan rapid tes, 12 diantaranya reaktif.

Rapid Test di Lingkungan DPRD Kapuas Kalteng, Hasilnya Tiga Reaktif

Pemeriksaan Rapid Test di Kalteng Digencarkan Memutus Penyebaran Corona, Inilah Sasarannya

Pemudik Jalani Rapid Test yang Digelar Aparat Desa Timpah Kapuas

Bukan hanya itu, Pedagang Pasar Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kobar juga tak luput dalam pelaksanaan Rapid tes tersebut.

 Gubernur Kalteng , H Sugianto Sabran, bersama Bupati dan Wakil Bupati Kobar, melihat langsung tes massal untuk warga baik penjual dan pembeli serta warga setempat di Kobar.

“Upaya ini, untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, serta menyampaikan himbauan untuk menggunakan protokol kesehatan dan menjaga jarak," ujar Ketua TGPP Kalteng ini.

Tiga Orang Reaktif, Ratusan Pedagang PPM Sampit Ikut Rapid Test

Sementara itu, Bupati Kobar Hj Nurhidayah, meminta warganya  tidak panik dan takut dalam mengikuti rapid tes tersebut, karena merupakan upaya memutus penyebaran Covid-19 di Kobar, sehingga dalam menjalankan aktifitas transaksi jual beli di pasar lebih aman dan nyaman.

“Tes cepat ini untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat ditengah pandemi covid-19, tidak perlu takut,” ujar Bupati.(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved