Tips

Berbahaya Obati Luka Bakar dengan Pasta Gigi, Ini Dampak Mengoleskan Odol ke Luka Bakar

Sebagian orang memilih untuk mengoleskan pasta gigi atau odol jika mengalami luka bakar pada kulit.

Berbahaya Obati Luka Bakar dengan Pasta Gigi, Ini Dampak Mengoleskan Odol ke Luka Bakar
ISTIMEWA
Berbahaya Mengoleskan Pata Gigi ke Luka Bakar, Ini Dampak Odol bagi Luka Bakar 

TRIBUNKALTENG.COM - Sebagian orang memilih untuk mengoleskan pasta gigi atau odol jika mengalami luka bakar pada kulit.

Namun cara penanggulangan seperti ini ternyata bukan menyembuhkan, bahkan mengoleskan pasta gigi pada luka bakar justru berbahaya. 

Dilansir  dari Intisari-Online.com, luka bakar sebaiknya tidak pernah diobati dengan pasta gigi, minyak teripang, tepung, kecap, telur atau lainnya.

Karena hal itu justru akan memperparah dan menyebabkan peradangan yang lebih serius hingga bahkan risiko infeksi bakteri.

Oleskan Pasta Gigi di Wajah Sebelum Tidur, Rasakan Khasiat yang Gak Bakalan Kamu Sangka!

Liga Spanyol, Barcelona Vs Sevilla, Tuan Rumah Blaugrana Menang Telak, Lionel Messi Cetak Gol

Seorang Bupati di Lampung Terjaring OTT KPK Tadi Malam, Ada Uang Diduga Terkait Proyek

Melansir China Press pada Kamis (13/6/2019), seorang netizen bernama Kamaru Arifin asal Malaysia membagikan foto kasus peradangan yang disebabkan oleg pasta gigi.

Dalam foto yang terlihat di atas seluruh tangannya membengkak karena dia mengobatinya dengan pasta gigi, ini memberikan peringatan untuk tidak menggunakannya mengobati luka bakar.

Menurut penjelasan ahli, luka bakar secara umum dapat dibagi menjadi tiga tingkatan, tingkat pertama adalah kemerahan dan rasa sakit.

Kedua, adalah kemerahan, lepuh dan menutupi kulit dengan rasa sakit.

Sedangkan ketiga, berwarna putih, tanpa rasa sakit karena garis saraf telah hancur.

Untuk itu metode pertolongan pertama yang benar adalah, menjaga orang yang terluka menjauh dari sumber panas dan bahaya seperti api, pemanas, dan air panas.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved