Iran vs Amerika
Pesan Terakhir Ali Khamenei Pasca Serangan AS-Israel, Iran Libur Selama 7 Hari
Menyusul kemartiran Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sebuah pesan khusus telah dirilis dari akun media sosial resminya.
TRIBUNKALTENG.COM - Pesan terakhir petinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dirilis setelah syahid akibat serangan AS dan Israel.
Menyusul kemartiran Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sebuah pesan khusus telah dirilis dari akun media sosial resminya.
Sebuah foto yang berkesan tentang dirinya dibagikan dari akun resminya di platform media sosial X (sebelumnya Twitter).
Baca juga: Update Kabar Iran Vs Amerika, CIA Perkirakan Khamenei akan Digantikan oleh IRGC
Baca juga: Jadwal Link Streaming Tornado FC Vs Persipura Jayapura, Poin Klasemen Timur Barito Putera-PSS Sleman
Baca juga: Pasca Kabar Petinggi Iran Khamenei Meninggal, Teheran Bawa 2.000 Rudal Serang AS-Israel
“Dengan nama Allah, Yang Maha Peng gracious, Yang Maha Penyayang," tulis unggahan tersebut.
Bahkan unggahan tersebut juga merujuk pada ayat 23 Surah Al-Ahzab.
“Di antara orang-orang mukmin ada yang telah menunaikan perjanjian mereka kepada Allah, sebagian dari mereka telah menunaikan perjanjian mereka dan sebagian lagi masih menunggu, dan mereka tidak berubah sedikit pun.”
Perlu dicatat bahwa media pemerintah Iran telah mengkonfirmasi kemartiran Ayatollah Ali Khamenei.
Usai kabar tersebut, Iran mengumumkan hari libur selama 7 hari serta masa berkabung selama 40 hari telah diumumkan di seluruh negeri.
Menurut media pemerintah, putri, menantu, dan cucunya juga gugur dalam serangan tersebut.
Iran umumkan libur 7 hari dan masa berkabung 40 hari setelah pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei.
Menurut media pemerintah Iran, Ayatollah Khamenei gugur sebagai martir dalam serangan AS dan Israel pada hari Sabtu, dan Pemimpin Tertinggi dibunuh di kantornya.
Menurut media pemerintah Iran, libur selama 7 hari dan masa berkabung selama 40 hari telah diumumkan di Iran menyusul pembunuhan Pemimpin Tertinggi mereka Ayatollah Ali Khamenei.
Iran meningkatkan serangan rudal balistik setelah mengakui kematian Ayatollah Ali Khamenei.
Meskipun ternyata Khamenei kemungkinan tewas pada saat-saat awal perang akibat sekitar 30 bom sekitar pukul 8:00 pagi hari Sabtu, respons yang lebih intens baru datang kemudian.
Iran meningkatkan volume dan kecepatan serangan rudal balistiknya pada Minggu pagi terhadap Israel dengan beberapa putaran peringatan sirene udara yang bergema di seluruh negeri secara berturut-turut.
Hal tersebut sebagai tanggapan atas pengakuan kematian Pemimpin Tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei.
| Perundingan Iran vs Amerika Berlangsung di Tingkat Kewaspadaan, Trump dan Mojtaba Adu Reaksi |
|
|---|
| Hasil Akhir Negoisasi Perang Iran vs Amerika Hari ini Dinanti, Trump dan Soal Selat Hormuz |
|
|---|
| Tepat 40 Hari Ali Khamenei Meninggal, Mojtaba Serukan Pesan Penting Buntut Perang Iran vs Amerika |
|
|---|
| Berita Duka di Lebanon Buntut Perang Iran vs Amerika, Presiden Iran Masoud Pezeshkian: Pelanggaran |
|
|---|
| Resmi Pesan Mojtaba Khamenei Efek Perang Iran vs Amerika Soal Selat Hormuz, Rusia Cuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/amerika-iran.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Iran-Amerika-hancur-radar.jpg)