Iran vs Amerika

Update Kabar Iran Vs Amerika, CIA Perkirakan Khamenei akan Digantikan oleh IRGC

Presiden AS Donald Trump selama beberapa minggu terakhir telah mengisyaratkan bahwa AS tertarik untuk melihat perubahan rezim di Iran.

Tayang: | Diperbarui:
Update Kabar Iran Vs Amerika, CIA Perkirakan Khamenei akan Digantikan oleh IRGC - amerika-iran.jpg
Tribunnews.com/ISTIMEWA
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Foto ini diambil dari https://english.khamenei.ir/ oleh Tribunnews.
Update Kabar Iran Vs Amerika, CIA Perkirakan Khamenei akan Digantikan oleh IRGC - Iran-diserang-as-isr.jpg
Tribunnews.com/HO/IST/X/@araghchi
ISRAEL SERANG SD - Israel menyerang SD Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, Sabtu (28/2/2026). Jumlah korban meningkat menjadi 108 orang.

TRIBUNKALTENG.COM - Sebelum serangan, CIA memperkirakan Khamenei akan digantikan oleh elemen-elemen garis keras IRGC jika terbunuh.

Presiden AS Donald Trump selama beberapa minggu terakhir telah mengisyaratkan bahwa AS tertarik untuk melihat perubahan rezim di Iran.

Akan tetapi belum memberikan rincian apa pun tentang pemikiran Washington mengenai siapa yang dapat memimpin negara tersebut.

Baca juga: Cara Trump Temukan Target Lokasi Khamenei, Murka Ayatollah Naser Ajak Lawan AS-Israel

Menjelang serangan AS dan Israel pada hari Sabtu, Badan Intelijen Pusat AS (CIA) menilai bahwa bahkan jika Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi tersebut.

Bahkan, ia kemungkinan akan digantikan oleh tokoh-tokoh garis keras dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menurut dua sumber yang diberi informasi tentang intelijen tersebut.

Penilaian-penilaian tersebut, yang disusun selama dua minggu terakhir, secara umum mengkaji apa yang mungkin terjadi di Iran setelah intervensi AS.

Serta sejauh mana operasi militer dapat memicu perubahan rezim di Republik Islam – yang kini menjadi tujuan utama Washington.

Laporan badan intelijen tersebut tidak menyimpulkan skenario apa pun dengan pasti, kata sumber-sumber yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas masalah intelijen.

Trump tidak memberikan sinyal apa pun mengenai pemimpin Iran setelah Khamenei.

Presiden AS Donald Trump selama beberapa minggu terakhir telah mengisyaratkan bahwa AS tertarik untuk melihat perubahan rezim di Iran.

Akan tetapi belum memberikan rincian apa pun tentang pemikiran Washington mengenai siapa yang dapat memimpin negara tersebut.

Dalam pidato video pagi harinya pada hari Sabtu, Trump menggambarkan Teheran sebagai "rezim teroris" dan mendorong rakyat Iran untuk mengambil alih pemerintahan.

Ya, dengan mengatakan bahwa serangan militer AS akan membuka jalan bagi pemberontakan.

Serangan AS dan Israel ini terjadi setelah berminggu-minggu pertimbangan di dalam pemerintahan AS tentang apakah akan menyerang Iran menyusul protes mematikan yang meletus di sana pada bulan Desember.

Dalam beberapa pekan terakhir, para pejabat AS telah berupaya mencapai kesepakatan nuklir dengan Teheran dalam upaya untuk mencegah intervensi.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved