Demo Hari Ini

Demo Jakarta, Syarat Tarif Gratis Transjakarta-MRT-LRT hingga 7 September 2025 Resmi Pemprov DKI

Demo Jakarta pada 1 September 2025 menjadi perhatian,Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ambil langkah.

Editor: Nia Kurniawan
Warta Kota/Yulianto
Demo Jakarta pada 1 September 2025 menjadi perhatian, memantik langkah antisipasi di hari berikutnya.  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ambil langkah. 

TRIBUNKALTENG.COM - Jelang Demo Jakarta pada 1 September 2025 menjadi perhatian, memantik langkah antisipasi di hari berikutnya.  Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ambil langkah.

Ya, kesiapan saat situasi Demo Jakarta beberapa hari terakhir ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memberlakukan kebijakan tarif gratis atau tepatnya Rp1 per perjalanan untuk seluruh layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta selama sepekan penuh, mulai Minggu, 31 Agustus hingga Minggu, 7 September 2025. 

Kebijakan tarif gratis tersebut, diumumkan sebagai bentuk kompensasi atas gangguan operasional yang terjadi akibat kerusakan fasilitas transportasi publik pasca demonstrasi besar yang berlangsung di ibu kota beberapa hari sebelumnya.

Baca juga: Demo Jakarta Malam Ini! TNI Polri Jaga Ketat DPR RI, Kombes Susatyo Bersuara Keras: 80 Ditangkap

Baca juga: Jadwal Demo Jakarta 1 September 2025 cek Universitas Indonesia, Banjarmasin-Yogyakarta-Surabaya dll

Baca juga: Berita Viral, BCA Gangguan Malam Ini Picu Nasabah Panik Saldo Tak Muncul hingga Gagal Transaksi

Melalui akun resmi @dkijakarta dan pernyataan dari PT Transportasi Jakarta, Pemprov menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat, terutama pengguna setia transportasi umum. 

Sejumlah halte Transjakarta dilaporkan mengalami kerusakan serius, termasuk terbakar dan vandalisme, sementara beberapa stasiun MRT dan LRT masih dalam proses pemulihan.

“Sebagai bentuk apresiasi atas kesabaran dan pengertian warga, kami memberikan tarif khusus Rp1 untuk seluruh pelanggan selama masa pemulihan,” tulis Transjakarta dalam pengumuman resminya dikutip Minggu (31/8/2025).

Kebijakan ini berlaku untuk semua rute utama Transjakarta, MRT, dan LRT, sementara layanan Mikrotrans dan Kartu Layanan Gratis tetap Rp0. Untuk Royaltrans, tarif tetap mengikuti ketentuan normal.

Tarif Rp1 ini dapat dibayarkan melalui berbagai metode, termasuk kartu uang elektronik (e-money, Flazz, TapCash, JakCard), QRIS, aplikasi MyMRTJ, dan e-wallet seperti GoPay, DANA, blu BCA, dan lainnya. 

Namun, untuk pembelian tiket melalui mesin MyMRTJ Lite, dikenakan biaya pengiriman tiket sebesar Rp2.000 per transaksi.

Tarif gratis juga berlaku untuk pengguna perjalanan LRT Jakarta.

Tujuan dari pemberlakukan tarif gratis LRT tersebut menurut pihaknya demi memberikan keamanan dan kenyamanan para penggunanya.

"Setiap perjalanan di Jakarta menyimpan cerita. Ada yang berangkat mengejar mimpi, ada yang pulang melepas rindu, dan ada pula yang sekadar singgah di tengah hiruk-pikuk kota."

"Apa pun tujuannya, satu hal pasti "Mobilitas publik yang aman dan nyaman adalah hak kita bersama"," tulis Instagram @lrtjkt.

Sementara itu, pihak MRT Jakarta turut memberlakukan memberlakukan tarif khusus Rp1 selama 7 (tujuh) hari berturut-turut, mulai tanggal 31 Agustus hingga 7 September 2025.

Pihak tim MRT saat ini tengah berupaya memastikan perjalanan moda transportasi publik tersebut dapat kembali beroperasi seperti sedia kala.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved