Sengketa Lahan di Kotim

Kelompok Tani Karya Baru 18 Tanggapi Pembangunan Yonif TP di Pasir Putih Kotim

Poktan Karya Baru 18 tanggapi pertemuan Pemkab Kotim dan TNI terkait dugaan penyerobotan lahan pembangunan Yonif TP 923/Mentaya di Km 18 Pasir Putih.

Tayang:
Istimewa
MEMPROTES - Tangkapan layar video di media sosial yang menunjukkan warga memprotes aktivitas TNI yang diklaim lahan milik warga, Rabu (20/5/2026). 

Persoalan kemudian berkembang ketika Kelompok Tani Hatan Tiring II mengklaim lokasi penunjukan bupati sebagai lahan yang telah mereka garap.

Menurut Panca, pada 2011 dirinya bersama Ketua Kelompok Tani Hatan Tiring II saat itu, almarhum Muhran, turun langsung ke lapangan untuk memastikan batas wilayah.

Saat itu, empat titik patok dipasang dan disaksikan sejumlah pihak, termasuk anggota Koramil dan perwakilan kelompok tani.

“Pak Muhran sendiri yang menunjukkan batas-batas lokasi antara kelompok tani dengan lapangan tembak milik TNI. Setelah dipasang patok, beliau menyampaikan tidak akan ada yang menggugat tanah lapangan tembak milik TNI tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim, Waren menegaskan, Pemkab mendukung pembangunan Yonif TP 923/Mentaya yang dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat pertahanan wilayah sekaligus menjaga stabilitas keamanan daerah.

Selain itu, pemerintah juga menegaskan lokasi pembangunan batalyon tersebut berada di atas lahan milik TNI yang telah dikelola Kodim 1015/Sampit sejak 1999.

“Lokasi pembangunan Yonif TP 923/Mentaya berada pada lahan TNI, yang telah dikelola dan dikuasai oleh Kodim 1015 Sampit sejak tahun 1999 serta telah memiliki SPT," diregister oleh kelurahan dan kecamatan,” tegasnya.

Pemkab Kotim bersama aparat keamanan mengajak seluruh masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap aman dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.

“Pemkab Kotawaringin Timur bersama Polres Kotawaringin Timur dan Kodim 1015/Sampit mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif serta menyikapi setiap informasi secara bijaksana berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved