Temuan Beras Oplosan di Kalteng

Pasokan Beras Merek Oplosan di Kalteng Tetiba Setop, Opsi Distributor Resmi

Pengakuan pedagang beras di Palangka Raya Kalimantan Tengah, beberapa merek beras yang diduga oplosan kini tak ada lagi kiriman.

Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi
BERAS - Pengakuan pedagang beras di Palangka Raya Kalimantan Tengah, beberapa merek beras yang diduga oplosan kini tak ada lagi kiriman. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Pengakuan pedagang beras di Palangka Raya Kalimantan Tengah, beberapa merek beras yang diduga oplosan kini tak ada lagi kiriman.

Menyusul Tim Satgas Pangan Kalteng bersama Satgas Pangan Kota Palangka Raya melakukan pengawasan, Taufik, pedagang beras di Pasar Kahayan Palangka Raya Kalteng, mengatakan ada satu merek yang disebut-sebut terlibat dalam dugaan beras oplosan sudah tidak lagi masuk ke tokonya sejak satu pekan terakhir.

“Beras merek yang katanya diduga oplosan itu sudah satu minggu ini tidak ada masuk. Katanya mau dikirim, tapi sampai sekarang belum datang juga,” ungkapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Temuan Beras Oplosan Kalteng Hasil Uji 20 Merek, Zat Bahaya

Hingga kini belum ada keluhan dari pembeli terkait kualitas beras yang ia jual.

“Sejauh ini aman-aman saja, tidak ada pembeli yang mengeluh atau komplain tentang beras yang saya jual,” ujarnya saat ditemui Tribun Kalteng, Minggu (20/7/2025).

Taufik mengaku tidak mengetahui secara pasti soal dugaan peredaran beras oplosan di Kalteng, karena seluruh stok beras di tokonya didapatkan dari distributor resmi.

“Saya ambil langsung dari agen. Jadi saya juga tidak tahu kalau ada yang dioplos,” jelasnya.

Taufik berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas agar isu ini tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kasihan kalau sampai orang-orang takut beli beras, padahal belum tentu semua merek bermasalah,” tambahnya.

Sementara itu, Rina, salah satu konsumen yang ditemui saat berbelanja di Pasar Kahayan, mengaku sempat khawatir setelah mendengar kabar beras oplosan beredar di Kalteng.

“Awalnya saya sempat ragu mau beli, takut dapat beras oplosan. Tapi kata pedagang di sini aman, jadi ya saya tetap beli. Harapannya pemerintah cepat kasih kepastian biar masyarakat tenang,” ucapnya.

Senada dengan itu, Rahman, seorang warga Jalan Mendawai, juga menyampaikan keresahannya.

Ia berharap pemerintah segera mengumumkan merek-merek dan lokasi yang terindikasi bermasalah, agar masyarakat bisa lebih waspada.

“Jangan cuma dibilang ada oplosan, tapi masyarakat tidak dikasih tahu lokasi dan mereknya apa. Jadi kita sebagai pembeli bisa hati-hati juga,” katanya.

PENGAWASAN - Saat Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran melakukan pengawasan dan pengambilan sampel beras premium yang beredar di sejumlah titik di Kota Palangka Raya, Kamis (17/7/2025) lalu.
PENGAWASAN - Saat Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran melakukan pengawasan dan pengambilan sampel beras premium yang beredar di sejumlah titik di Kota Palangka Raya, Kamis (17/7/2025) lalu. (Diskominfosantik untuk Tribun Kalteng)

Langkah Antisipasi

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved