Berita Kotim Kalteng
Program Transmigrasi Kalteng, DPRD Kotim Ingatkan Pemerintah Pusat Perhatikan Warga Lokal
Rencana pemerintah pusat untuk memperluas lokasi transmigrasi di Kalteng mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Saat ini pemerintah pusat melalui Menteri Transmigrasi, M Iftitah Sulaiman Suryanagar sedang gencar melaksanakan program Transmigrasi Kalteng.
Transmigrasi bertujuan utama untuk pemerataan penduduk dan pembangunan.
Serta, mengurangi kepadatan penduduk di daerah tertentu seperti Jawa dan Bali.
Ada beberapa provinsi pada 2025 ini yang akan menjadi prioritas transmigrasi.
Diantaranya seperti Provinsi Kepulauan Riau, Sulawesi Barat, Papua Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.
Rencana pemerintah pusat untuk memperluas lokasi Transmigrasi Kalteng mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun.
Meski mendukung penuh kebijakan tersebut, Rimbun mengingatkan agar hak dan kepentingan warga lokal tetap menjadi prioritas utama.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Kotim telah menyiapkan empat lokasi yang direncanakan akan diajukan ke pemerintah pusat.
“Kami di daerah tentu mendukung penuh apa pun program pemerintah pusat, termasuk transmigrasi ini. Kami sepakat, sepanjang itu untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Rimbun (9/7/2025).
Walaupun mendukung, tidak lupa Rimbun menekankan perlunya perhatian khusus bagi masyarakat lokal.
Hal tersebut agar program transmigrasi ini tidak memicu kecemburuan atau konflik sosial di kemudian hari.
Menurutnya, masih banyak warga lokal yang belum memiliki kepastian hukum terkait lahan yang mereka tempati.
“Jujur saja, kami melihat selama ini warga lokal masih banyak yang belum mengantongi hak milik atau legalitas lahan, terutama di kawasan dalam hutan atau di pinggiran," bebernya.
"Sementara, transmigran yang baru datang justru sudah langsung difasilitasi sertifikat hak milik,” tambahnya.
Rimbun mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus menata dan memberdayakan para transmigran, tetapi juga harus mengayomi masyarakat asli di wilayah setempat.
Teledor Bakar Sampah Sebabkan Karhutla di Belakang Bengkel Las di Kecamatan Baamang Kotim |
![]() |
---|
Karhutla di Depan City Mall Sampit, Damkar Kotim Turunkan Personel Padamkan Lahan Semak Belukar |
![]() |
---|
Laka Tunggal di Ahmad Yani Sampit Kotim, Pengemudi Luka Parah di Wajah Tabrak Pembatas Jalan |
![]() |
---|
Kuliner Unik di Sampit Kotim, Pisang Nangka Goreng Madu jadi Incaran Warga hingga ke Luar Daerah |
![]() |
---|
Nenek-nenek di Baamang Hulu Kotim Kalteng Tampil Percaya Diri di Catwalk, Meriahkan HUT ke-80 RI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.