Doa dan Amalan Islam

17 Metode Cepat dan Mudah Menghafal Al-Quran, Cek Juga Keutamaan Menghafal untuk Dunia dan Akhirat

Metode Cepat dan Mudah Menghafal Al-Quran, Cek Juga Keutamaan Menghafal untuk Dunia dan Akhirat

Editor: amirul yusuf
instagram Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad dan Anissa Zahra, bocah penghafal Alquran. Metode Cepat dan Mudah Menghafal Al-Quran, Cek Juga Keutamaan Menghafal untuk Dunia dan Akhirat 

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi SAW bersabda:

“Quran datang pada hari Kiamat dan mengatakan, “Wahai Tuhan, pakaikanlah. Maka dia memakai mahkota karamah (kemuliaan) kemudian mengatakan, “Wahai Tuhan, tambahkanlah dia. Maka dia memakai gelang karamah (kemuliaan). Kemudian mengatakan, “Wahai Tuhan, ridhailah dia, maka (Allah) meridhainya. Dikatakan kepadanya, “Bacalah dan naiklah. Ditambah setiap ayat suatu kebaikan.” (HR. Tirmizi)

Tidak hanya sang pengahafal Quran saja yang dipakaikan mahkota dan gelang kemuliaan, namun kedua orang tuanya juga turut dipakaikan. Dari Buraidah ra., Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang membaca Quran, belajar dan mengamalkannya. Maka dipakaikan pada hari kiamat kepada kedua orang tuanya mahkota dari cahaya, cahayanya seperti pancaran cahaya matahari. Dipakaikan dua gelang untuk orang tuanya dimana tidak dapat dibandingkan dengan dunia seisinya. Kedua berkata, “Kenapa kita dipakaikan ini? Dikatakan, “Karena  kedua anak anda mengambil Quran.” (HR. Hakim)

5. Mendapat Syafaat

Alquran akan menjadi syafaat atau pertolongan bagi pemiliknya. Rasulullah SAW bersabda,

"Bacalah Al-Qur'an, maka sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat nanti sebagai pemberi syafaat kepada pemiliknya. Bacalah Az-Zarawain (dua surat cahaya) yakni surat Al-Baqarah dan Ali Imran karena keduanya datang pada hari kiamat nanti seperti dua awan atau seperti dua cahaya sinar matahari atau seperti dua ekor burung yang membentangkan sayapnya (bersambung satu dengan lainnya), keduanya akan menjadi pembela bagi yang rajin membaca kedua surat tersebut. Bacalah surat Al-Baqarah. mengambil surat tersebut adalah suatu keberkahan dan meninggalkannya akan mendapat penyesalan. Para tukang sihir tidak mungkin menghafalnya." (HR. Muslim)

6. Memiliki Kedudukan Khusus

Para penghafal Quran akan didahulukan dalam perkara-perkara dunia, seperti saat salat. Dari Abu Mas’ud Al-Ansori berkata, Rasulullah SAW bersabda:

 يؤم القوم أقرؤهم لكتاب الله فإن كانوا في القراءة سواء فأعلمهم بالسنة فإن كانوا في السنة سواء فأقدمهم هجرة فإن كانوا في الهجرة سواء فأقدمهم سلما ولا يؤمن الرجل الرجل في سلطانه ولا يقعد في بيته على تكرمته إلا بإذنه

Artinya:

“Yang mengimami suatu kaum adalah yang paling banyak hafalan Kitab Allah. kalau dalam bacaan (hafalan) itu sama, maka yang lebih mengetahui sunnah. Kalau dalam sunah sama, maka yang paling dahulu hijrahnya. Kalau dalam hijrahnya sama, maka yang paling dahulu masuk Islam. Dan jangan seseorang menjadi Imam atas saudaranya dalam kekuasaannya. Dan jangan duduk di tempat duduk khusus di rumahnya kecuali atas seizinnya.” (HR. Muslim)

Penghafal Quran juga didahulukan atas lainnya dalam kuburan dihadapkan ke kiblat kalau mengharuskan dikubur bersama lainnya. Dari Jabir bin Abdullah ra. berkata:

“Dahulu Nabi sallallahu alaihi wa sallam mengumpulkan dua orang yang wafat pada ‘Perang Uhud’ dalam satu baju kemudian beliau bersabda, “Siapa di antara mereka yang paling banyak mengambil Qur’an? Ketika ditunjuk salah satunya, maka beliau dahulukan ke dalam liang lahad. Seraya bersabda, “Saya menjadi saksi untuk mereka di hari kiamat. Dan beliau memerintahkan untuk menguburkan dengan darahnya tanpa dimandikan dan tanpa disalati.” (HR. Bukhari)

Selain itu, penghafal Quran juga didahulukan dalam kepemimpinan kalau dia mampu mengembannya.

(Tribun Kalteng / TribunEvergreen )

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved