Berita Seruyan

2 Hari Pencarian Korban di Perairan Seruyan, Tim SAR Gabungan Belum Temukan ABK KM Sinar Samudra 3

Seorang ABK KM Sinar Samudra 3 bernama Nurul Anwar (31) warga asal Kecamatan Batujawa Kabupaten,Tegal Jawa Tengah. Dilaporkan hilang saat melaut. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Fathurahman
Basarnas Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com
Upaya pencarian sudah dilakukan Tim SAR Gabungan, namun hingga dua hari ini belum ada tanda-tanda korban ABK KM Sinar Samudra 3 yang hilang di Perairan Seruyan tersebut ditemukan.  

TRIBUNKALTENG.COM, SERUYAN - Seorang ABK KM Sinar Samudra 3 bernama Nurul Anwar (31) warga asal Kecamatan Batujawa Kabupaten,Tegal Jawa Tengah sudah dua hari hilang di laut Perairan Seruyan.

Informasi terhimpun, ABK KM Sinar Samudra 3 tersebut dilaporkan terjatuh hingga hilang saat melaut di Perairan Seruyan.

Upaya pencarian sudah dilakukan Tim SAR Gabungan, namun hingga dua hari ini belum ada tanda-tanda korban ABK KM Sinar Samudra 3 tersebut ditemukan. 

Pada Minggu (25/02/2024) merupakan hari kedua pencarian terhadap ABK KM Sinar Samudra 3 yang jatuh ke laut perairan Seruyan.

Baca juga: NEWS VIDEO, Dimas Saputra Ditemukan Meninggal 15 Km dari Titik Awal Tenggelam di Sungai Kahayan

Baca juga: 3 Hari Tenggelam di Sungai Barito Kalteng, Jasad Warga Asing Asal Myanmar Ditemukan oleh Tim SAR

Baca juga: Hanyut Terbawa Arus di Pintu Air Bendungan Tampa, Seorang Remaja Asal Bartim Tenggelam 

Mengenai tenggelamkan korban dibenarkan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangkaraya AA. Alit Supartana. 

Pria yang lebih sering dipanggil Alit tersebut menjelaskan Kapal KM Samudra 3 sendiri merupakan Kapal nelayan penangkap cumi-cumi. 

Berlayar dari Muara Baru Jakarta tujuan Perairan Seruyan untuk menangkap cumi-cumi. 

"Berdasarkan keterangan Nahkoda kapal KM Samudra 3, Darminto mengatakan bahwa salah satu ABK nya terjatuh ke laut setelah terpeleset pada jumat (23/2/2024) malam Pukul 23.05 WIB," ujar Alit, Minggu (25/2/2024). 

Lanjut Alit, Korban turun dari dek untuk buang air, korban terpeleset kemudian jatuh ke laut. Korban sempat meminta tolong dan menjulurkan tangan.

Lalu, kata Alit, saksi kejadian pada saat itu sempat melemparkan tali, namun korban tidak dapat menjangkau tali tersebut lalu tenggelam.

"Kami mendapat laporan tersebut, pada Sabtu kemarin pada pukul 09:40 WIB, setelah mendapat laporan tersebut kami langsung memberangkatkan satu SRU (search and rescue unit) dari Pos SAR Sampit untuk melakukan pencarian," Kata Alit. 

Setelah berkoordinasi dengan instansi terkait dan nahkoda kapal, satu tim yang diberangkatkan untuk lakukan pencarian dengan menggunakan RIB 01 Palangkaraya. 

Unsur SAR yang terlibat dalam penarian antara lain Tim Rescue Pos SAR Sampit, TNI AL, Ditpolair Polda, Satpolair Seruyan, BPBD Seruyan dan nelayan. 

Hingga berita ini diterbitkan korban masih diupayakan pencarian. (*) 

 

(Herman Antoni Saputra) 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved