Kronologi Penembakan Irwan oleh KKB di Kabupaten Puncak Papua, Tinggalkan Istri dan Anak 4 Tahun
Kabid Humas Polda Papua Papua membeberkan kronologi penembakan tukang ojek di Kabupaten Puncak, Papua. Irwan Tinggalkan istri dan anak umur 4 tahun
TRIBUNKALTENG.COM – Insiden penembakan warga sipil kembali dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Tukang ojek bernama Irwan di pertigaan Jalan Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (22/3/2023) sekitar pukul 09.20 WIT.
Kabid Humas Polda Papua Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo membeberkan kronologi dari peristiwa tersebut.
Dia menyampaikan, peristiwa nahas ini bermula ketika korban mengantar pelaku.
"Kejadian ini berawal dari seorang saksi melihat korban mengantarkan pelaku ke pertigaan jalan Kimak (batas jalan aspal)," terangnya.
Kemudian, tersangka turun dan korban menunggu pelaku untuk membayar ongkosnya tersebut, namun yangdiperoleh justru tembakan.
Lebih lanjut Kabid Humas Polda Papua menjelaskan, selanjutnya tiba-tiba pelaku langsung mengeluarkan senjata api laras pendek jenis FN berwarna hitam dan menembak korban dari arah belakang.
Baca juga: Kasatreskrim Polresta Palangkaraya: Penembakan Aipda Andre Wibisono pada Adegan Ke-8 dan 12
Baca juga: KKB Tembak Tukang Ojek Asal Soppeng Sulsel hingga Tewas di Puncak Papua, Pura-pura Jadi Penumpang
"Dia menembak korban sebanyak satu kali,” ujar Kabid Humas.
Masih menurut Kabid Humas, saksi yang melihat kejadian tersebut langsung melarikan diri ke dalam rumah kepala Dinas Sosial Kabupaten Puncak untuk mengamankan diri.
"Penembakan tersebut dilakukan oleh dua orang. Satu pelaku yang menembak korban dan satunya yang membantu pelaku pertama untuk menembak korban,” terangnya.
Tukang ojek yang menjadi korban penembakan tersebut, saat itu dibawa anggota Satgas TNI-Polri menuju Puskesmas Ilaga untuk diambil tindakan perawatan.
“Namun, setelah dalam proses perawatan di Puskesmas Ilaga, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.
Kabid Humas menambahkan, Jenazah korban rencananya akan diberangkatkan Kamis (23/3/2023) ke kampung halamannya di Jennae, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan untuk dimakamkan.
Jenazah Irwan pun sudah sampai di kampung halamannya, di Desa Talaka, Kecamatan Marang, Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Sejumlah pelayat mendatangi rumah Irwan korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Sehari-harinya, Irwan, bekerja sebagai tukang ojek di Papua., dari kediaman Irwan terdengar suara isak tangis dari dalam rumah.
Kabid Humas Polda Papua
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)
Kabupaten Puncak
Soppeng
Sulawesi Selatan
Irwan
berita tribunkalteng
Tribunkalteng.com
Gempa Bumi Selasa 17 Juni 2025, Sulawesi Selatan Diguncang Mag 3.2 SR, Info BMKG Terjadi di Darat |
![]() |
---|
Ini Rekomendasi Nobar Laga Timnas Vs Cina di Palangka Raya, di Antaranya Depan Kantor Tribun Kalteng |
![]() |
---|
Kunjungi TribunKalteng.com, Ini Dua Fokus Target KPU Palangka Raya Pasca Pilkada 2024 |
![]() |
---|
PT Palangka Raya Terima Pernyataan Sikap Koalisi Keadilan untuk Tempayung, Ini 7 Poin Tuntutan |
![]() |
---|
GEMPA Terbaru Guncang Luwu Timur Sulsel Seusai Cianjur Jabar dan Malang Jatim Malam ini, cek BMKG |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.