Berita Kobar

Cuaca di Lokasi Pencarian Berubah-ubah, Dua ABK Kapal Tongkang Citra Nabati Hilang Belum Ketemu

Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian hilangnya dua ABK Kapal Tongkang Citra Nabati 123 yang mengalami insiden tenggelam di Muara Sampit.

Penulis: Danang Ristiantoro | Editor: Fathurahman
Basarnas Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com
Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian hilangnya dua ABK Kapal Tongkang Citra Nabati 123 yang mengalami insiden tenggelam di Muara Sampit. 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN - Pencarian dua ABK Kapal Tongkang Citra Nabati Tenggelam di Muara Sampit dilakukan hingga ke perairan Kobar, namun cuaca yang berubah-ubah, cukup jadi kendala tim pencarian korban.

Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian hilangnya dua ABK Kapal Tongkang Citra Nabati 123 yang mengalami insiden di Muara Sampit.

Pencarian dua ABK tersebut dilakukan hingga ke perairan Tanjung Puting Kabupaten Kotawaringin Barat.

Tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian Dua ABK Kapal Tongkang Citra Nabati tersebut terdiri dari beberapa lembaga.

Yakni Basarnas Sampit, KSOP Sampit, KSOP Kumai, dan SROP Kabupaten Kotawaringin Barat yang terus menyisir di sekitar Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK), bahkan hingga perairan Seruyan.

Baca juga: Kapal Tongkang Citra Nabati Tenggelam Dihantam Gelombang, Dua ABK Hilang di Muara Sampit

Baca juga: Terdengar Suara Benturan Keras, Tongkang Batu Bara Tabrak Jembatan Mahakam, 4 Saksi Diperiksa

Baca juga: Banjir Rob Ancam Daerah Pesisir Kobar, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Nelayan Diminta Tak Melaut

Baca juga: Residivis Spesialis Pembobol Rumah Kosong di Singkawang Dibekuk, Sudah 10 Kali Masuk Penjara

Kepala Sub Seksi Badan Sar Nasional (Basarnas) Palangka Raya, Adliandi Salman menegaskan berdasarkan informasi terakhir dari anggota Basarnas, tongkang tidak seluruhnya tenggelam, karena masih ada bagian yang mengapung (tejungkit).

Ia menceritakan dari kronologis kejadian, saat tongkang yang ditarik oleh Tagboat Kawan Kita VII lepas, posisi dua ABK masih berada di atas tongkang, dan ketika terjadi musibah kedua ABK sudah tidak ada lagi di atas tongkang.

"ABK TB kawan kita VII posisi mereka masih di kapal, dan kemaren tim kami bertemu dengan mereka, dan betul TB KK VII yang menarik Tongkang Citra Nabati 123," bebernya, Selasa (27/12).

Disampaikannya, sampai saat ini pencarian masih nihil, tim SAR gabungan sudah berkoordinasi dengan nelayan di sekitar perairan Tanjung Puting seandainya ada yang menemukan korban agar bisa menghubungi Basarnas.

"Masih berusaha penyisiran dan berkoordinasi dengan nelayan setempat. Untuk cuaca berdasarkan informasi dari BMKG akan terjadi hujan ringan di sekitaran lokasi," imbuhnya.

Menurutnya, cuaca adalah fenomena alam yang sedikit susah di prediksi. Karena di lokasi terkadang bisa berubah dengan cepat. Kalau kita bilang tinggi dia juga bisa rendah. Pertimbangannya adalah faktor safety dari tim rescue yang terlibat pencarian.

Terpisah, Kepala KSOP Kumai, Hari Suryanto saat dikonfirmasi tidak memberikan banyak keterangan, namun ia memastikan kru TB Kawan Kita VII aman dan posisi mereka sudah berada di Kotawaringin Timur (Sampit).

"Soal 2 ABK tongkang belum ada info yang masuk ke kami, dan karena TB Kawan Kita VII kembali ke Sampit, maka semua ditangani oleh KSOP Sampit," tuturnya.

Pencarian dua ABK Kapal Tongkang Citra Nabati yang mengangkut CPO tenggelam di Perairan Kalteng terus dilakuan oleh Tim SAR Gabungan, hingga, Selasa (27/12/2022). Basarnas Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com
Pencarian dua ABK Kapal Tongkang Citra Nabati yang mengangkut CPO tenggelam di Perairan Kalteng terus dilakuan oleh Tim SAR Gabungan, hingga, Selasa (27/12/2022). Basarnas Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com (Basarnas Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com)

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa kapal Tugboath Kawan Kita VII yang menarik Kapal Tongkang Citra Nabati 123 dengan muatan crude palm oil atau CPO dengan 2 orang crew, Bertolak dari Sampit menuju ke Jakarta.

Dalam perjalanan terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi, Pada Jum’at (23/12/2022) pukul 23.52 WIB Kapal Tongkang tenggelam pada koordinat 03°49'00"S 111°57''51"E sekitar ±90 nm dari Muara Sampit.

Pada saat kejadian ABK TB Kawan Kita VII berusaha mencari 2 orang crew, namun selama 3 jam pencarian tidak berhasil menemukan dua ABK tersebut. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved