Kobar Marunting Batu Aji

Maksimalkan Promosi Wisata di Kobar, Pelaku Wisata Didorong Gunakan Berbagai Platform Media

Pemkab Kobar berusaha meningkatkan sektor pariwisata daerah pasca pandemi Covid-19, salah satunya mendorong pelaku wisata.

Penulis: Danang Ristiantoro | Editor: Fathurahman
Tribunkalteng.com/ Danang Ristiantoro
Pj Bupati Kobar Anang Dirjo, saat menjelaskan terkait potensi pariwisata di Bumi Marunting Batu Aji yang potensial dikembangkan. Pelaku wisata di daerah diharapkan gencar melakukan promosi agar kunjungan wisata semakin ramai pasca pandemi Covid-19. 

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN -Pemkab Kobar berusaha meningkatkan sektor pariwisata daerah pasca pandemi Covid-19, salah satunya mendorong pelaku wisata.

Pelaku wisata di daerah diharapkan gencar melakukan promosi agar kunjungan wisata semakin ramai pasca pandemi Covid-19.

Pemanfaatan berbagai media dan platform digital paling dianjurkan bagi pelaku wisata dalam mendukung peningkatan sektor pariwisata.

Disampaikan oleh Pj Bupati Kobar Anang Dirjo, bahwa setelah berbagai pendukung sektor wisata terpenuhi, seperti infrastruktur dan juga keamanan, maka hal terpenting selanjutnya adalah promosi.

Baca juga: Bebas Tuntutan Hukum Lewat Restoratif Justice, Tersangka Kecelakaan Lalulintas Tabalong Sujud Syukur

Baca juga: Pariwisata Kobar Pontensial Dikembangkan, Pj Bupati Anang Dirjo Minta OPD Terkait Berkolaborasi

Baca juga: Tingkatkan Jalur Perhubungan Darat, Plt Sekda Kobar Juni Gultom Minta Dishub Buat Kebijakan Baru

"Hal yang juga menjadi tantangan dalam wisata adalah memaksimalkan promosi. Bagaimana promosi dapat digencarkan dan dikemas dengan baik, bahwa Kobar memiliki destinasi wisata yang wajib didatangi," kata Anang Dirjo.

Sebelumnya, Pj Bupati Kobar meminta kepada dinas terkait untuk meningkatkan potensi wisata di Kobar, dengan menggali sektor wisata dan mengembangkan wisata yang ada.

Diketahui, bahwa Kobar memiliki potensi wisata yang besar, mulai dari wisata alam, berupa laut atau pantai, sungai, hutan dan yang paling terkenal yaitu Tanan Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Kemudian, Kobar juga memiliki wisata sejarah salah satunya keberadaan Istana Kuning. Maka, potensi-potensi wisata yang ada harus dapat dikemas dengan baik.

"Pengelola wisata dan dinas terkait harus meningkatkan sinergi, sehingga sektor wisata meningkat dan muarannya adalah pada peningkatan ekonomi masyarakat," sebutnya.

Pasca pandemi ini, Pemkab mendorong semua event wisata dapat digelar, karena melalui event dapat menarik wisatawan dan juga pada pemulihan ekonomi.

Belum lama ini, Pemkab Kobar melalui dinas terkait telah menggelar penyusunan dan penetapan kalender event atau Calender of Event (COE) Kobar Tahun 2023.

"Pemerintah berharap, tahun 2023 nanti semua event dapat digelar, sehingga geliat ekonomi dan wisata di Kobar benar - benar kembali pilih dan meningkat," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved