Berita Kobar

NEWS VIDEO, Tersangka Begal Payudara Pangkalan Bun, Ngaku Lakukan Ritual Jimat Keselamatan

Pengakuan begal payudara Pangkalan Bun berinisial MAM berusia 21 tahun dia telah enam kali melakukan tindak pelecehan terhadap wanita.

Penulis: Danang Ristiantoro | Editor: Fathurahman

TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN - Tersangka begal payudara Pangkalan Bun berinisial MAM berusia 21 tahun mengaku telah 6 kali melakukan tindak pelecehan terhadap wanita.

Tersangka begal payudara Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) MAM juga mengaku  menjalankan sejumlah ritual dari Jimat Keselamatan yang dimilikinya.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono dalam Jumpa Pers, Selasa (6/12/2022), mengungkapkan  tersangka begal payudara pangkalan bun tersebut sudah berulang kali melakukan perbuatan tindak pidana pencabulan atau kesusilaan.

"Tersangka telah melakukan pelecehan terhadap 6 perempuan, dengan waktu dan hari yang berbeda," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Kobar Raih Penghargaan Kementerian PANRB, Terkait Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Baca juga: Begal Payudara Pangkalan Bun Sasar Gadis 19 Tahun, Ditangkap Setelah Teridentifikasi Kamera CCTV

Baca juga: Perbaiki Sekolah Rusak di Kobar, Disdikbud Siapkan Rp 1 Miliar Rehab SDN Teluk Pulai Tahun 2023

Kemudian, adapun motif pelaku Kapolres Kobar menyerahkan kepada Kanit PPA Polres Kobar IPDA Paulina Widyastuti untuk menjelaskannya.

Bahwa berdasarkan keterangan dari tersangka, pada awalnya mendapatkan suatu benda yang diakui tersangka adalah Jimat untuk Keselamatan, dari keluarganya yang berada di Banjarmasin.

Sehingga, bagi pemilik benda berupa sabuk atau ikat pinggang tersebut ada beberapa ritual yang harus dilakukan.

Diantaranya, yaitu Salat 5 waktu, tidak boleh melewati jemuran, dan juga harus melakukan pembakaran dupa dihari Selasa dan Jumat.

Dari sejumlah ritual tersebut yang tidak dilakukan dengan baik oleh tersangka adalah salat. Dimana, salatnya hanya Salat Magrib dan Salat Jumat.

Sehingga, akibatnya tersangka ini merasa diganggu dengan wujud dari barang itu.

"Tersangka pun ingin melepas barang itu, dan akhirnya ia merasa diberi mimpi untuk melakukan pemeriksaan terhadap 8 perempuan," jelas Paulina.

Namun, karena tersangka tidak berani melakukannya, maka dialihkan melakukan begal payudara. Dan menurut tersangka, itu sama saja.

"Jadi, dia mencari wanita siapa saja untuk dipegang payudaranya, yaitu selama dua hari ada 6 korban. Hari pertama 3 orang dan hari kedua 3 orang," jelasnya.

Akan tetapi, dari enam korban yang diakui tersangka, hanya ada 1 korban yang melapor.

tertunfufk
Tersangka begal payudara Pangkalan Bun dengan inisial MAM berusia 21 tahun kepalanya tampak tertunduk saat dihadirkan dalam Jumpa Pers di Mapolres Kobar, Selasa (6/12/2022). Tribunkalteng.com/ Danang Ristiantoro

"Itu adalah pengakuan tersangka, dan terlepas itu benar atau tidak masih kita lakukan proses penyelidikan lebih lanjut, dan juga akan kita periksakan psikologis psikiater dan psikolog di RSUD Sultan Imanudin Paabgkalan Bun," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, saat dalam Jumpa Pers Tersangka Muksin yang sudah memiliki istri dan anak tersebut, mengaku makhluk dari Jimat Keselamatan tersebut selalu mengganggu anak dan istrinya.

"Dari benda berupa sabuk itu, ada makhluk menampakkan diri dan mengganggu anak istri," pungkasnya.

Saat ini, tersangka ditahan di Polres Kobar selama 20 hari kedepan, guna pemeriksaan lebih lanjut. (*)

 

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved