Berita Palangkaraya
Warga Kampung Ponton Palangkaraya, Berharap Kampungnya Bersih Dari Peredaran Narkoba
Tokoh dan masyarakat Kampung Ponton berharap kawasan tempat tinggal mereka bersih dari imej buruk sebagai kampung narkoba.
Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Tokoh dan masyarakat Kampung Ponton berharap kawasan tempat tinggal mereka bersih dari imej buruk sebagai kampung narkoba.
Eksistensi Kampung Ponton sudah dikenal sebagian Warga Kota Palangkaraya. Karena di kawasan tersbut sering dilakukan razia oleh petugas unutk peredaran Narkoba.
Tidak semua Warga Ponton yang masuk dalam kelompok yang kerap terlibat tindak pidana narkotika di kawasan tersebut.
Malah sebagian besar warga yang bermukim pada kawasan tersebut menginginkan kampungnya menjadi kawasan yang bersih dari peredaran gelap narkotika.
Baca juga: Terdapat Luka Tembak, Tusuk Sajam dan Pukulan Benda Tumpul di Jasad Aipda Andre Wibisono
Baca juga: 4 Pondokan di Kampung Ponton Palangkaraya Dirobohkan, Diduga Jadi Lokasi Peredaran Narkoba
Baca juga: Kerusakan Jalan Dikeluhkan Warga Kalteng, Ruas Jalan Pangkalan Bun-Kolam Tuntas Tahun 2023
Baca juga: Komunitas Tanaman Hias Kobar Gelar Pameran, Pajang Harga Dari Rp 25 Ribu Sampai Rp 75 Juta
Ketua RT 02, Haji Imam memberikan tanggapan terkait akan diadakannya patroli dan penertiban di kawasan Kampung Ponton.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak kepolisian telah melakukan patroli dan penertiban terhadap Kawasan Kampung Ponton,” ungkapnya, pada Minggu (4/12/2022).
Imam mengatakan ide membersihkan Kampung Ponton telah direncanakan sejak dahulu, apalagi tempat ini sering dicap sebagai sarang sabu.
“Kami juga sudah mulai sejak dulu berupaya menghilangkan imej buruk, terkait pandangan negatif orang tehadap Kampung Ponton,” ujarnya.
Saat ditanyakan mengenai ancaman atau tekanan dari lingkungan sekitar, Imam kembali memberikan tanggapan.
“Saya tidak pernah mendapatkan ancaman atau tekanan dari siapapun,” ujarnya.
Pasalnya, Kampung Ponton tersebut kerap oleh sebagian orang dicap sebagai tempat peredaran narkoba.
Ketua RT 02 tersebut mengatakan memang ada rencana pemerintah terkait Kampung Ponton.
“Kalau rencana dari pemerintah memang ada untuk membersihkan Kampung Ponton dari narkoba, tapi kami akan melakukannya secara perlahan dan bertahap,” ujar Imam.

Terlebih kembali mencuatnya nama Kampung Ponton, setelah ditemukannya jenazah pria yang merupakan seorang anggota Polri, berdinas di Biddokkes Polda Kalteng.
Korban diketahui berpangkat Aipda, merupakan seorang pria berusia 38 tahun yang bernama Andre Wibisono.
Terkait dugaan kasus pembunuhan yang terjadi kepada anggota Biddokkes Polda Kalteng, Ketua RT 02 mengetahui kabar tersebut.
“Kalau kabar ditemukannya jenazah pria saya tahu, namun saya tidak melihat secara langsung karena beda RT dengan tempat saya tinggal,” kata Imam.
Ia sendiri mengatakan warganya juga mengehendaki kampung mereka bersih dari peredaran gelap narkotika.
“Pasti saya dan warga sangat berharap kampung kami dapat terbebas dan bersih dari peredaran gelap narkoba,” tutup Imam.(*)