Berita Palangkaraya

4 Pondokan di Kampung Ponton Palangkaraya Dirobohkan, Diduga Jadi Lokasi Peredaran Narkoba

Kasus dugaan pembunuhan terhadap anggota kepolisian di Kampung Ponton Kelurahan Pahandut Palangkaraya terus didalami oleh pihak kepolisian setempat.

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com/pangkan B
Salah satu pondok yang dirobohkan personel gabungan kepolisian setempat, Minggu (4/12/2022). Lokasi diduga tempat peredaran narkoba di Palangkaraya ini kembali disisir petugas untuk melakukan pendalaman terkait tewasnya satu anggota kepolisian di Kampung Ponton Palangkaraya. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kasus dugaan pembunuhan terhadap anggota kepolisian yang terjadi di Kampung Ponton Kelurahan Pahandut Palangkaraya terus didalami oleh pihak kepolisian.

Kawasan Kampung Ponton, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, jadi perhatian serius aparat, pihak kepolisian masih menyelidiki dugaan kasus pembunuhan tersebut, hingga, Minggu (4/12/2022).

Pasalnya anggota Biddokkes Polda Kalteng Aipda Andre Wibisono (38), meninggal dengan kondisi tak wajar saat ditemukan warga, pada Jumat (2/12/2022) lalu.

Terdapat sejumlah mata luka yang ada pada tubuh korban, yang mana terdapat luka tembak, senjata tajam, dan benda tumpul.

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Budi Santosa mengatakan Polda Kalteng, Polresta Palangkaraya, Brimob, dan jajaran, melakukan tindak lanjut terkait penyelidikan tindak pidana pembunuhan terhadap Aipda Andre Wibisono tersebut.

Baca juga: Kerusakan Jalan Dikeluhkan Warga Kalteng, Ruas Jalan Pangkalan Bun-Kolam Tuntas Tahun 2023

Baca juga: Komunitas Tanaman Hias Kobar Gelar Pameran, Pajang Harga Dari Rp 25 Ribu Sampai Rp 75 Juta

Baca juga: Seorang Bayi Laki-laki Dalam Kotak Kardus, Ditemukan di Atas Meja Depan Ruko Banjarbaru

Baca juga: 8 Tersangka Pembunuhan Anggota Polda Kalteng di Ponton Palangkaraya Diringkus Polisi

“Kita melakukan penertiban Kawasan Ponton yang disinyalir sebagai tempat peredaran narkoba di Kota Palangkaraya,” terangnya.

Kapolresta Palangkaraya melakukan kegiatan pengecekan pondok-pondok yang diduga sebagai tempat transaksi barang haram tersebut.

“Tempat tersebut kami robohkan bersama dengan personel gabungan yang berjumlah 250 personel,” kata Kombes Pol Budi.

Personel gabungan yang terjun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) merobohkan sedikitnya empat pondok.

Pondok yang telah dirobohkan langsung dibakar oleh polisi, hal ini agar tidak ada aktivitas membangun kembali.

Merobohkan dan membakar pondok di Kawasan Ponton dilakukan karena pihak kepolisian menemukan bekas sabu dan peralatan menghisap sabu.

“Berdasarkan penemuan tersebut, tempat tersebut kita sinyalir sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika,” ungkap Kapolresta Palangkaraya.

Pasalnya beberapa waktu lalu, Ditresnarkoba Polda Kalteng juga sempat mengobrak-abrik kawasan tersebut.

Namun hasilnya nihil, diduga para tersangka pengedar narkoba di kawasan tersebut telah kabur terlebih dahulu sebelum pihak kepolisian datang.

Almarhum Aipda Andreas Wibisono di rumah duka jalan Marina Permai II, Palangkaraya, besok akan dimakamkan
Almarhum Aipda Andreas Wibisono di rumah duka jalan Marina Permai II, Palangkaraya, saat disemayamkan. Anggota kepolisian Polda Kalteng ini ditemukan meninggal dunia diduga dibunuh di lokasi Kampung Ponton. (Tribunkalteng.com/Ghorby Sugianto)

Alhasil, petugas hanya mengamankan seorang pria yang hendak membeli sabu dan sejumlah alat hisap seperti bong di Kawasan Kampung Ponton.

Lebih lanjut, kegiatan patroli di kawasan Kampung Ponton ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh pihak kepolisian.

“Kita akan melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan, dengan upaya mencegah terjadinya peredaran narkoba dan mengubah pandangan terhadap kawasan Ponton,” tutup Kombes Pol Budi Santosa. (*)

 

.

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved