Berita Kalsel

Pelajar Asal Pulang Pisau Tewas Tenggelam di Kolam, Saat Rekreasi di Karang Intan Kabupaten Banjar

Seorang pelajar asal Pulang Pisau Kalteng tewas tenggelam di kolam saat ikut kegiatan rekreasi pelajar di Taman Hutan raya Sultan Adam Mandiangin.

Editor: Fathurahman
ilustrasi/Tribun Bali.
ILUSTRASI. Rendra Dinata Fahrianto, berusia 15 tahun, adalah pelajar nahas yang tewas saat rekreasi bersama rombongan sekolahnya. Nyawanya tak tertolong setelah tenggelam dalam kolam Mandin di Taman Hutan Raya Sultan Adam Mandiangin, Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (1/12/2022). 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA - Seorang pelajar asal Pulang Pisau Kalteng tewas tenggelam di kolam saat ikut kegiatan rekreasi pelajar di Taman Hutan raya Sultan Adam Mandiangin, Kamis (1/12/2022).

Belum diketahui persis penyebab hingga korban meninggal dunia di dalam kolam di tempat rekreasi Mandiangin Kalsel tersebut.

Korban yang bernama Rendra Dinata Fahrianto berusia 15 tahun, meninggal duia saat masuk ke dalam kolam di tempat rekreasi tersebut.

Nyawanya tak tertolong setelah tenggelam dalam kolam Mandin di Taman Hutan Raya Sultan Adam Mandiangin, Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca juga: Sarpras Ruang CAT Kobar Dinilai Layak, Seleksi PPPK Nakes Lamandau dan Sukamara Ikut Kobar

Baca juga: Kecelakaan di Palangkaraya, Tabrak Pohon Tumbang Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas di Tempat

Baca juga: Enam Paket Sabu Disimpan Dalam Kotak Permen, Pengedar Tanah Laut Dibekuk Dekat Rumahnya

Baca juga: Kobar Expo 2022 Segera Digelar, Pj Bupati Anang Dirjo Berharap Bermanfaat Bagi UMKM

Kondisi korban yang masih mengenakan kaus lengan pendek dan celana panjang olahraga itu dibawa ambulans milik Pemerintah Desa Mandiangin Timur.

Kepala Puskesmas Karang Intan 2, Rida Husni, SKep, Ns, MM, menyebutkan, korban merupakan warga Jalan Pemda Kelurahan Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.

"Untuk yang menangani di UGD Puskesmas berupa pemeriksaan fisik dilakukan oleh dokter dan perawat yang bertugas," katanya saat dikonfirmasi.

 

Menurut informasi petugas UGD, korban sudah dalam kondisi kaku saat tiba di ruangan UGD UPTD Puskesmas Karang Intan 2.

"Sudah kaku saat tiba di ruang UGD Puskesmas Karang Intan 2, sekitar pukul 12.30 Wita. Petugas hanya memastikan dan pengecekan fisik. Tidak ada bekas atau tanda kekerasan," katanya.

Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Karang Intan angkat bicara terkait musibah kematian pengunjung.

Kepala Desa , Ahmad Sairi, mengharapkan pengelola Taman Hutan Raya Sultan Adam agar menempatkan petugas khusus yang selalu mengawasi kegiatan di setiap lokasi yang rawan kecelakaan maut.

ekhblfgf
Jenazah Rendra Dinata Fahrianto (15) saat di UGD Puskesmas Karang Intan 2, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (1/12/2022). KEPALA PKM KARANG INTAN 2

Sementara itu, tokoh masyarakat di Kecamatan Karang Intan, M Toha, mengaku tidak terlalu mengenal seluk beluk Tahura Sultan Adam.

"Saya jujur dalam lima tahun terakhir ini tidak naik ke Tahura. Di sana itu tidak ada petugas khusus pemantau kolam," ujar Kepala Desa Sungai Landas tersebut. (*)

 

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Seorang Pelajar Asal Pulang Pisau Tewas Setelah Main Air di Tahura Sultan Adam Kabupaten Banjar

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved