Berita Kalsel
Buser Polres Kotabaru Tangkap Ayah Biologis, Mayat Bayi Ditemukan di Kolong WC Pulau Kerasian
Kasus temuan mayat bayi laki-laki di bawah kolong WC umum di Pulau Kerasian Kotabaru Kalimantan Selatan satu persatu terungkap para pelakunya.
TRIBUNKALTENG.COM, KOTABARU - Kasus pemuan mayat bayi laki-laki di bawah kolong WC umum di Pulau Kerasian Kotabaru Kalimantan Selatan satu persatu terungkap para pelakunya.
Setelah penemuan mayat bayi laki-laki di Kolong WC umum di Pulau Kerasian mengemuka, petugas langsung melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelakunya.
Awalnya yang berhasil ditangkap adalah Ibu Biologis mayat bayi laki-laki tersebut inisial LS, kemudian petugas kembali berhasil mengungkap ayah bilogis sang bayi.
Pria berinsial MS yang merupakan ayah biologis mayat bayi diciduk personel gabungan Unit Buser Polres Kotabaru, Polsek Pulaulaut Tengah dan Polsek Pulaulaut Barat.
Pria berusia 37 tahun itu ditangkap karena terkait temuan mayat bayi di kolong WC Pulau Kerasian, Kotabaru pada 7 November 2022 lalu di Desa Tata Mekar, Kecamatan Pulaulaut Barat, Senin (21/11/2022).
Baca juga: Petugas Selidiki Orang Tua Pembuang bayi Laki-laki, Ditemukan Depan Langgar di Tamiyang Layang
Baca juga: Ibu Pembuang Bayi di Kotabaru Kalsel Diamankan, Petugas Dibantu Bidan Ungkap Kasus
Baca juga: Tiga Rumah Berbahan Kayu di Pontianak Hangus Terbakar, Api Diduga Berasal Dari Rumah Kosong
Baca juga: Warung Jablai Lingkar Selatan Sampit Menjamur, Wabup Kotim Irawati Ancam Beri Sanksi Adat
Kapolres Kotabaru AKBP H.M Gafur Aditya Siregar, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil, SIK membenarkan, anggotanya telah mengamankan MS (37) yang merupakan ayah bilogis dari mayat bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemuan di Pulau Kerasian tersebut.
Menurut Jalil, MS dan LS ibu bayi yang ditangkap lebih dulu merupakan pasangan kekasih dan mereka pernah melakukan hubungan badan.
Karena hubungan badan itu, MS mengetahui Lisa kekasihnya hamil dengan usia kehamilan empat bulan.
MS pun meminta agar Lisa mengakui kehamilan kepada orangtua, namun Lisa menolak dengan alasan takut dan malu.
Tersangka LS mengatakan kepada MS, kalau alat kewanitaannya mengeluarkan darah seperti telur dan beranggapan telah keguguran.
Selang beberapa hari, MS mengetahui ada penemuan mayat bayi laki-laki di wilayah Pulau Kerasian melalui postingan sosial media.
MS curiga mayat bayi laki-laki ditemukan adalah jabang bayi dari LS. Kemudian MS menghubungi LS dan menanyakan masalah tersebut.
Tetapi LS tidak mengakui, bahkan mengklaim yang keluar dari alat kewanitaan hanya berupa telur bukan mayat bayi.
"Tersangka MS sudah diamankan," ujar Jalil.
Sebelumnya, Warga Desa Pulau Kerasian RT 06 RW 02, Kecamatan Pulaulaut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), geger, Senin (7/11/2022).